Mengapa Boruto Pernah Dianggap Sepele oleh Penggemar: Suara Kedua yang Terdengar
Sulawesitoday- Pernahkah Anda meremehkan manga "Boruto"? Terlepas dari popularitasnya saat ini, ada waktu ketika karya ini dipandang sebelah mata oleh para penggemar. Mari kita telaah lima alasan mengapa "Boruto" sempat diremehkan oleh para pecinta manga.
Penampilan Karakter yang Berbeda
Jika Anda seorang penggemar setia "Naruto", tentu Anda akan merasakan perbedaan yang cukup mencolok dalam desain karakter antara karya ini dengan manga pendahulunya. Penulis dan ilustrator manga "Boruto", Mikio Ikemoto, memberikan sentuhan desain yang berbeda dibandingkan dengan karya Masashi Kishimoto. Hal ini terutama terlihat pada karakter seperti Konohamaru dengan gaya rambut yang khas.
Alur yang Lambat dan Terfokus pada Momoshiki
Saat awal kemunculannya, "Boruto" menghadirkan alur yang cukup lambat dan fokus pada Momoshiki, sebuah plot yang sudah dikenal oleh para penggemar melalui film sebelumnya. Meskipun terdapat beberapa perbedaan, seperti yang terlihat dalam versi manga, namun esensinya tetap sama. Hal ini membuat sebagian pembaca merasa terlalu familiar dengan cerita yang disajikan.
Frekuensi Rilis Bulanan
Berbeda dengan "Naruto" yang dirilis secara mingguan, "Boruto" mengikuti pola rilis bulanan. Hal ini membuat sebagian pembaca cenderung lupa atau bahkan melewatkan kelanjutan cerita karena jeda waktu yang cukup panjang. Selain itu, ada juga yang merasa enggan menunggu satu bulan hanya untuk membaca manga yang dapat selesai dalam waktu singkat.
Karakter yang Dikurangi Kekuatannya
Konsep "nerfing" atau pengurangan kekuatan karakter juga menjadi masalah dalam "Boruto". Salah satu contohnya adalah Konohamaru yang terkesan lebih lemah dalam versi manga dibandingkan dengan versi anime. Hal ini membuat beberapa penggemar merasa kecewa dengan perlakuan terhadap karakter-karakter favorit mereka.
Teknologi Ninja yang Berlebihan
Kritik terhadap penggunaan teknologi dalam dunia ninja juga menjadi perhatian dalam "Boruto". Jika pada "Naruto" hanya sedikit yang menggunakan teknologi modern, "Boruto" terlihat lebih berlebihan dengan kehadiran senjata-senjata seperti "gatling gun" dan "chakra saber". Penggunaan konsep ini dianggap oleh beberapa penggemar tidak sesuai dengan tema dasar dunia ninja yang seharusnya lebih tradisional.
Jadi, apakah Anda punya alasan tersendiri mengapa "Boruto" sempat diremehkan? Bagikan pendapat Anda dan mari kita jalin diskusi yang lebih mendalam mengenai karya ini!