1. Gunakan Magisk/Kitsune Mask: Pastikan Anda menggunakan versi terbaru (seperti Magisk Delta atau Kitsune yang punya fitur sembunyi lebih baik).
2. Aktifkan Zygisk: Masuk ke pengaturan Magisk, lalu aktifkan fitur Zygisk.
3. Pasang Modul Penyelamat: Instal modul seperti Shamiko untuk menyembunyikan status root dan Play Integrity Fix agar HP Anda terbaca sebagai perangkat resmi oleh Google.
4. Atur Configure DenyList: Masuk ke menu pengaturan Magisk, pilih Configure DenyList, lalu centang aplikasi Livin' by Mandiri.
5. Hide Magisk App: Gunakan fitur "Hide the Magisk app" di pengaturan untuk mengubah nama aplikasi Magisk menjadi nama acak agar tidak terdeteksi oleh sistem pemindai aplikasi.
Metode B: Pembersihan Sisa File Root (Unroot Total)
Kalau Anda sudah lelah bersembunyi, cara terbaik adalah kembali ke jalan yang benar.
1. Full Unroot melalui Aplikasi:
◦ SuperSU: Buka pengaturan aplikasi, pilih opsi Unroot Penuh, dan HP akan restart otomatis menjadi normal kembali.
◦ Magisk: Pilih opsi Uninstall, lalu klik Complete Uninstall untuk menghapus semua modul dan akses root.
2. Hapus Sisa File: Terkadang folder "su" masih tertinggal di direktori sistem. Gunakan pengelola file untuk memastikan tidak ada jejak root yang tersisa.
3. Factory Reset: Jika unroot biasa gagal, lakukan Kembalikan ke Setelan Pabrik melalui menu setelan HP. Ingat: Cara ini akan menghapus seluruh data Anda.
4. Reflash Stock ROM: Ini adalah nuclear option. Jika sistem sudah terlalu banyak dimodifikasi, Anda harus menginstal ulang sistem operasi (firmware) resmi dari produsen agar status keamanan kembali hijau.
Metode C: Tips Tambahan untuk Non-Root User
Kadang HP tidak di-root, tapi Livin' tetap menolak dibuka.
1. Matikan Developer Options: Beberapa versi Livin' sangat sensitif terhadap USB Debugging. Matikan Opsi Pengembang sepenuhnya di menu setelan HP.
2. Bersihkan Cache dan Data: Pergi ke Setelan > Aplikasi > Livin' by Mandiri. Lakukan Hapus Cache dan Hapus Data secara menyeluruh untuk membuang memori deteksi lama.