Tragedi keracunan massal mendera dunia pendidikan Salakan. Ratusan tujuh puluh tujuh siswa dari berbagai jenjang mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan siang sekolah, Rabu (17/9/2025).
Bagaimana Respons Polres Bangkep Terhadap Insiden Ini?
Kapolres Bangkep AKBP Ronaldus Karurukan langsung mengaktifkan protokol darurat. Koordinasi intensif dengan Pemerintah Daerah dan RS Trikora Salakan segera dijalankan. Tim penyelidik mendatangi lokasi. Garis polisi dipasang di area penyedia makanan.
Langkah Penyelidikan Apa yang Dilakukan?
Penyelidikan dimulai dengan pemeriksaan petugas Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG). Sampel makanan diamankan dengan prosedur forensik standar. Balai POM Palu menjadi tujuan sampel untuk uji laboratorium mendalam. Transparansi investigasi menjadi prioritas utama.
Bagaimana Kondisi Para Siswa Saat Ini?
Data terbaru RS Trikora Salakan mencatat 233 siswa telah diperbolehkan pulang. Kondisi mereka membaik signifikan setelah perawatan medis intensif. Namun, empat puluh empat siswa masih memerlukan observasi lanjutan. Pemantauan ketat dilakukan 24 jam penuh.
Apa Komitmen Pihak Berwenang Ke Depan?
Kolaborasi solid antara Polres Bangkep dan Pemerintah Daerah terjalin erat. Komitmen bersama memastikan semua korban pulih total. Investigasi dilanjutkan hingga akar permasalahan terungkap tuntas. Keselamatan siswa tidak bisa ditawar-tawar lagi.
#sulawesitoday #keracunanMBG
Sumber berita: https://www.sulawesitoday.com/berita/1221591740/polisi-ambil-sampel-makanan-keracunan-massal-277-siswa-di-salakan-banggai