Senin malam. Jalan Bengawan, Surabaya. Macet? Biasa. Tapi yang ini tidak biasa. Ada ambulans. Ada pasien yang harus dijemput. Nyawa taruhannya.
Tapi lihat video ini.
Seorang pria justru mengamuk. Kap mobil ambulans digebrak. Kata-kata kotor meluncur deras. Kasar. Padahal Varhan Aditya, sang sopir, hanya menjalankan tugas. Dia ingin menolong orang.
Kok bisa? Di kota yang katanya "Wani" ini, kenapa urusan darurat justru dihadapi dengan otot? Bukan jalan keluar.
Kita ini makin sibuk, atau makin kehilangan hati nurani?
Pria itu merasa terganggu. Mungkin. Tapi ambulans punya hak prioritas. Itu hukumnya. Itu etikanya. Lebih dari itu: itu urusan kemanusiaan.
Sabar itu berat. Tapi memukul ambulans itu jahat.
Simak kronologi lengkapnya di video. Menurut Anda, apa yang harus dilakukan pada pelaku seperti ini?
Tulis di kolom komentar. Jangan lupa tag temanmu yang suka emosian di jalan.