• Minggu, 5 Juli 2026

Kenaikan Harga Sementara Daging Ayam dan Sapi di Pasar Manonda, Palu

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Selasa, 12 Maret 2024 | 07:31 WIB
Kenaikan Harga Sementara Daging Ayam dan Sapi di Pasar Manonda, Palu
Kenaikan Harga Sementara Daging Ayam dan Sapi di Pasar Manonda, Palu

Kenaikan Harga Sementara Daging Ayam dan Sapi di Pasar Manonda, Palu

Sulawesitoday- Pedagang di Pasar Induk Manonda, Palu, Sulawesi Tengah, mengalami lonjakan harga daging ayam dan sapi dalam beberapa hari terakhir. Harga daging ayam pedaging yang sebelumnya stabil di sekitar Rp60 ribu per ekor untuk ukuran 1,5-2 kg, kini melonjak menjadi antara Rp70 hingga Rp75 ribu per ekor.

Menurut pedagang di pasar tersebut, kenaikan harga tersebut dipicu oleh tingginya permintaan menjelang bulan Ramadhan 1445 H. Permintaan yang meningkat secara signifikan telah mengakibatkan kenaikan harga sementara pada daging ayam.

“Permintaan daging ayam naik tajam menjelang bulan suci Ramadhan, sehingga harga ikut merangkak naik,” ungkap salah seorang pedagang, yang enggan disebutkan namanya.

Tidak hanya daging ayam, harga daging sapi juga mengalami kenaikan yang cukup mencolok. Namun, kenaikan harga daging sapi tidak sebesar yang terjadi pada daging ayam. Pedagang mencatat bahwa harga daging sapi naik sekitar 10-15% dari harga biasanya.

Kondisi ini menjadi tantangan bagi konsumen yang mempersiapkan kebutuhan menjelang Ramadhan, terutama dalam hal persiapan menu sahur dan berbuka puasa. Meski begitu, para pedagang memastikan bahwa kenaikan harga ini bersifat temporer dan diharapkan akan kembali stabil setelah bulan Ramadhan berakhir.

Dalam upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan daging, pemerintah setempat diharapkan dapat melakukan langkah-langkah yang tepat, termasuk dalam pengawasan terhadap distribusi dan pasokan daging di pasar tradisional. Hal ini diharapkan dapat memberikan solusi yang efektif bagi para konsumen agar dapat memenuhi kebutuhan daging dengan harga yang terjangkau

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini