Operasi Keselamatan Tinombala 2024: 1.020 Pelanggar Tertangkap, Kecelakaan Meningkat
Sulawesitoday - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), mencatat 1.020 pelanggar tertangkap dalam Operasi Keselamatan Tinombala 2024. Peneguran dilakukan terhadap pelanggar lalu lintas, terutama terkait dengan penggunaan helm dan sabuk pengaman.
Kecelakaan Meningkat, Dua Korban Meninggal Dunia
Kasat Lantas Polres Sigi, Iptu Hendrik, menyampaikan bahwa kasus kecelakaan selama operasi meningkat, dengan empat kejadian laka lantas, dua di antaranya menyebabkan kematian. Ini menandai peningkatan dari operasi sebelumnya pada tahun 2023, yang hanya mencatat satu kecelakaan fatal.
Kendala Penilangan dan Imbauan Keselamatan
Hendrik juga menyebutkan bahwa penilangan belum dapat dilakukan karena kurangnya fasilitas seperti tilang elektronik dan mobile ETLE di Polres Sigi. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk patuh terhadap aturan lalu lintas, termasuk penggunaan helm dan mematuhi rambu-rambu jalan.
"Demi keselamatan bersama, kami harapkan masyarakat selalu menggunakan helm dan mematuhi peraturan lalu lintas," tegas Kasat Lantas Polres Sigi.
Durasi Operasi dan Harapan Keamanan
Operasi Keselamatan Tinombala 2024 berlangsung selama 14 hari, mulai dari tanggal 4 hingga 17 Maret 2024. Polres Sigi berharap agar tindakan penegakan hukum dan kesadaran masyarakat terus meningkat guna menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman.