• Kamis, 23 Juli 2026

2809 Personel Dikerahkan Amankan Agenda Presiden Jokowi di Sulteng

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Sabtu, 23 Maret 2024 | 22:39 WIB
Foto: Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Polisi Djoko Wienartono saat memberikan keterangan resmi terkait agenda Presiden di Sulteng, Sabtu  23 Maret 2024. (Amirullah)
Foto: Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Polisi Djoko Wienartono saat memberikan keterangan resmi terkait agenda Presiden di Sulteng, Sabtu 23 Maret 2024. (Amirullah)

2809 Personel Dikerahkan Amankan Agenda Presiden Jokowi di Sulteng

Sulawesitoday, 23 Maret 2024 - Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah telah mengintensifkan persiapan keamanan untuk mengamankan kunjungan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Dalam upaya tersebut, sebanyak 2.809 personel akan dikerahkan untuk memastikan kelancaran agenda kenegaraan tersebut.

Rapat Internal Kepolisian

Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Polisi Djoko Wienartono, menyatakan dalam sebuah keterangan pers bahwa rapat internal telah digelar untuk merumuskan strategi pengamanan.

"Rapat internal Polda Sulteng untuk memastikan pengamanan objek dan rute yang akan dilalui oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo," ujarnya.

Jumlah Personel dan Kolaborasi

Djoko menambahkan bahwa 2.809 personel yang akan dikerahkan tidak hanya berasal dari Polda Sulteng, tetapi juga melibatkan personel dari berbagai Polres di wilayah tersebut.

"Kami akan bersinergi dengan TNI dan stakeholder terkait," tambahnya.

Komitmen Kepolisian

Kapolda Sulteng, Irjen Polisi Dr. Agus Nugroho, menegaskan komitmen penuh pihak kepolisian dalam menjaga keamanan.

"Kami mengingatkan kepada personel yang terlibat pengamanan untuk melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP)," katanya.

Imbauan kepada Masyarakat

Masyarakat pun diimbau untuk ikut serta menjaga situasi kamtibmas di lingkungannya masing-masing.

"Kami berharap rangkaian kunjungan kerja Presiden RI di Sulawesi dapat berjalan lancar, tertib, dan aman," pungkasnya.

 

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini