Sulawesitoday - Pengakuan mengejutkan datang dari Frank Alexander Hutapea mengenai hubungan dengan sang ayah, Hotman Paris Hutapea.
"Sudah satu tahun tidak omongan," kata Frank saat menjawab pertanyaan warganet di media sosial pada Sabtu, 18 Juli 2026.
Keretakan hubungan keluarga ini mencuat ke publik secara terbuka. Putra sulung Hotman Paris itu memilih membongkar kondisi internal mereka.
Frank menyampaikan kritik tajam terkait keputusan ayahnya. Hotman menjadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.
Langkah hukum sang ayah memicu reaksi keras dari publik. Pengacara kondang itu mengaku tidak mengejar imbalan materi.
Sorotan publik makin tajam usai pengakuan pro bono tersebut. Frank menyindir klaim ayahnya yang mengaku tidak mengharapkan bayaran.
Baca Juga: KPK Tangkap Bupati Lombok Barat dalam OTT Kasus Suap Proyek Daerah
Barang bukti kasus korupsi tersebut menyita perhatian besar. Kasus ini melibatkan barang bukti berupa 74 kilogram emas batangan.
"Semahal-mahal fee pengacara, emang ada yang dengar segitu banyak emas matanya tidak hijau?" ujar Frank melalui akun Instagram pribadinya pada Senin, 20 Juli 2026.
Tudingan tajam tidak berhenti pada persoalan honorarium advokat. Frank membongkar strategi pemasaran program bantuan hukum milik ayahnya.
Program Hotman 911 disebut hanya sebagai sarana pencitraan semata. Masyarakat miskin dinilai sekadar dijadikan alat untuk meraih perhatian.
Pernyataan menohok ini memancing beragam reaksi publik di media sosial. Banyak warganet mempertanyakan alasan Frank menyampaikan kritik secara terbuka.
Perselisihan ini makin mempertegas jarak di antara keduanya. Dua advokat tersebut kini resmi menempuh jalan hidup masing-masing.
"Sudah pisah jalan," kata Frank menegaskan kondisi hubungannya pada Senin, 20 Juli 2026.
Artikel Terkait
KPK Tangkap Bupati Lombok Barat dalam OTT Kasus Suap Proyek Daerah