• Kamis, 23 Juli 2026

Pemprov Sulteng Galakkan Pertanian di Sigi untuk Pasok Beras ke IKN

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Rabu, 10 April 2024 | 22:16 WIB
Foto: Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Perkebunan (TPHP) Provinsi Sulawesi Tengah, Nelson Metubun. (Amirullah)
Foto: Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Perkebunan (TPHP) Provinsi Sulawesi Tengah, Nelson Metubun. (Amirullah)














Pemprov Sulteng Galakkan Pertanian di Sigi untuk Pasok Beras ke IKN

Sulawesitoday - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) mendorong masyarakat Kabupaten Sigi untuk mengoptimalkan lahan sawah guna meningkatkan produksi beras dan ekonomi lokal serta memenuhi kebutuhan beras Ibu Kota Negara (IKN).

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Perkebunan (TPHP) Provinsi Sulawesi Tengah, Nelson Metubun, menyatakan pentingnya pemanfaatan lahan sawah untuk memenuhi kebutuhan beras yang fantastis sebesar 5,3 juta ton setiap tahun untuk IKN.

Dia menekankan bahwa ini dapat menjadi dorongan bagi masyarakat Sigi untuk bertani baik secara konvensional maupun organik guna mencapai kemandirian pangan.

Stimulus Pertanian untuk Atasi Defisit Produksi

Nelson menyoroti bahwa Provinsi Sulawesi Tengah mengalami defisit produksi padi dalam dua bulan terakhir. Meskipun demikian, surplus tahun 2023 sekitar 98 ribu ton beras telah digunakan untuk menutupi kekurangan pada Februari dan Maret 2024. Hal ini mengindikasikan potensi besar Sulawesi Tengah sebagai pemasok pangan utama.

Kabupaten Sigi dianggap sebagai salah satu penyangga utama produksi beras di Sulawesi Tengah. Namun, pasca bencana gempa bumi 2018, sekitar 8 ribu hektare sawah rusak, mengakibatkan kehilangan produksi padi sebesar 80 ribu ton setiap tahun. Hal ini menunjukkan urgensi rehabilitasi lahan pertanian di wilayah tersebut.

Rehabilitasi Bendungan Irigasi Gumbasa

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Sigi, rehabilitasi dan rekonstruksi Bendungan Irigasi Gumbasa telah selesai dan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo. Hal ini diharapkan dapat mengoptimalkan pelayanan persawahan seluas 8.180 hektare di Sigi, meningkatkan produksi beras, dan mendukung kemandirian pangan lokal.












Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini