Mulyanto Desak Pemerintah Bertindak Tegas Demi Kedaulatan Hukum Nasional
Bentrokan antara warga Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan Warga Negara Asing (WNA) terkait penambangan emas ilegal, yang terjadi pada Sabtu (10/8), memicu desakan agar pemerintah segera bertindak tegas.
Anggota Komisi VII DPR, Mulyanto, meminta agar kasus ini diusut hingga tuntas, demi menjaga kedaulatan hukum dan kekayaan sumber daya alam (SDA) nasional.
Bentrokan di Sekotong
Insiden terjadi ketika warga Sekotong membakar kamp tambang ilegal milik WNA di Dusun Lendek Bare dan Lenong Baru.
Warga marah setelah mendapati WNA tersebut membawa alat berat untuk membuka jalan menuju lokasi penambangan emas yang tidak memiliki izin resmi.
Bentrokan tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WITA pada Sabtu malam, menimbulkan ketegangan di daerah tersebut.
Mulyanto Desak Tindakan Tegas
Pada Selasa (13/8), Mulyanto mendesak pemerintah untuk segera menindak tegas para WNA yang terlibat dalam penambangan ilegal tersebut.
Dia menekankan pentingnya penutupan lokasi tambang ilegal tersebut agar tidak terjadi lagi pelanggaran hukum di masa depan.
"Pemerintah harus menindak tegas WNA yang menambang emas tanpa izin di wilayah NKRI," ujarnya.
Mulyanto menyoroti bahwa kasus serupa sudah berulang kali terjadi, namun tidak pernah diusut tuntas, sehingga kembali terulang di tempat lain.
"Kalau pelakunya benar adalah WNA, maka harus ditindak secara serius oleh Pemerintah," tambahnya.
Permintaan Penindakan dan Efek Jera
Artikel Terkait
Jenazah WNA Asal Amerika Serikat Ditemukan di Pantai Bingin, Dievakuasi dari Tebing