Sulawesitoday - Bupati Majene Achmad Syukri Tammalele langsung tancap gas memperkuat kolaborasi pelayanan hukum publik begitu pucuk pimpinan Pengadilan Agama berganti.
"Terima kasih atas kerja sama yang terjalin erat, terutama dalam memberikan kepastian hukum bagi masyarakat," ujar Achmad Syukri saat menyambut pejabat baru di Rumah Jabatan Bupati, Senin siang, 8 Juni 2026.
Sertijab dari Samsidar kepada Mahdys Syam menjadi babak baru bagi instansi peradilan di Bumi Assamalewuang.
Baca Juga: Dinkes Majene Gerakkan Aksi 30 Menit Bersama Lansia untuk Tekan Angka Kesepian
Acara penuh khidmat ini dihadiri langsung oleh jajaran Forkopimda mulai dari Wakil Bupati, Sekda, Dandim, Kapolres, hingga Kajari Majene.
Kehadiran para pejabat teras dan camat se-Banggae menjadi bukti nyata kuatnya hubungan kemitraan lintas sektor di daerah ini.
Samsidar mengakhiri masa bakti empat tahun tiga bulan di Majene dan selanjutnya bergeser tugas ke Pengadilan Agama Mamuju.
Selama mengabdi, sinergi yang terbangun dinilai sangat membantu warga rentan melalui fasilitas mobil operasional untuk sidang di luar gedung.
Kini estafet kepemimpinan berada di tangan Mahdys Syam yang punya rekam jejak panjang di berbagai daerah.
"Dengan prinsip sabar, ikhlas, dan bersyukur, saya siap melanjutkan estafet ini dan bersinergi dengan Pemkab Majene," tegas Mahdys penuh optimisme.
Baca Juga: Konser Perdana Ifan Seventeen Hipnotis Majene, Bupati dan Forkopimda Ikut Larut dalam Lirik Lagu
Bagi pemerintah daerah, rotasi pimpinan merupakan hal lumrah demi penyegaran organisasi dan peningkatan mutu pelayanan.
Publik berharap kepengurusan baru mampu melahirkan inovasi pelayanan yang jauh lebih transparan, akuntabel, dan menyentuh kebutuhan dasar warga.