Sulawesitoday - Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Majene mempercepat langkah digitalisasi layanan kesehatan masyarakat. Langkah strategis ini ditempuh lewat perpanjangan kerja sama pengelolaan keuangan dengan PT Bank Sulselbar hingga tiga tahun ke depan.
Bupati Majene Achmad Syukri menandatangani langsung kesepakatan baru tersebut di Makassar. Penandatanganan ini menjadi penanda komitmen kuat pemerintah daerah dalam memangkas birokrasi layanan rumah sakit.
"Kami mendorong penuh transformasi digital di rumah sakit," ujar Achmad Syukri saat memberikan sambutan resmi. Sistem keuangan yang modern diyakini mampu membuat pelayanan kesehatan berjalan jauh lebih cepat.
Evaluasi kontrak lama menjadi dasar utama keberlanjutan kemitraan strategis ini. Kontrak pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah periode sebelumnya resmi berakhir pada pertengahan tahun ini.
Baca Juga: Bupati Majene Minta Pelaku Usaha Beri Data Jujur di Sensus Ekonomi 2026
Manajemen rumah sakit menilai dukungan perbankan sangat vital bagi stabilitas operasional. Transparansi aliran dana BLUD menjadi kunci utama dalam menghindari kebocoran anggaran daerah.
Direktur RSUD Majene Rusdi Hamid menyebutkan bahwa kemitraan ini menjamin kepastian pelayanan publik. Pengelolaan keuangan yang akuntabel berdampak langsung pada pemenuhan fasilitas medis bagi pasien.
"Kami ingin pelayanan kesehatan berjalan optimal tanpa ada hambatan teknis," kata Rusdi Hamid menjelaskan. Sinergi ini diharapkan mampu menjawab keluhan masyarakat terkait antrean pembayaran.
Integrasi sistem perbankan bakal segera diterapkan pada seluruh lini pembayaran rumah sakit. Warga Kabupaten Majene kini bisa mengakses layanan kesehatan prima dengan kepastian tata kelola yang bersih.