berita

Bertaruh Nyawa Demi Sekolah, Siswa SMP Batui Banggai Seberangi Sungai Deras Tanpa Jembatan

Kamis, 23 Juli 2026 | 22:44 WIB
Siswa SMP Satu Atap Batui 5 Banggai pertaruhkan nyawa seberangi sungai deras tanpa jembatan demi akses pendidikan harian.

Sulawesitoday - Puluhan siswa SMP Satu Atap Batui 5 bertaruh nyawa menyeberangi sungai deras demi sampai ke sekolah. Akses jalan utama antarwilayah perbatasan desa di Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah ini tidak memiliki jembatan penyeberangan.

"Kondisi ini terjadi setiap hari sekolah," kata Jumrah Jum dalam unggahan video media sosialnya pada Kamis, 23 Juli 2026.

Siswa harus melepas sepatu sebelum masuk ke air. Arus deras sungai perbatasan sering kali menyapu pijakan kaki anak anak.

Lokasi sekolah berada di perbatasan wilayah administratif. Desa Masungkang dan Desa Ondo Ondolu menjadi jalur perlintasan harian para pelajar.

Bahaya banjir bandang mengintai keselamatan anak anak. Hujan di hulu sungai dapat membahayakan keselamatan jiwa mereka secara mendadak.

Baca Juga: Rombongan Oknum Debt Collector Rusak Rumah Warga Bantul Usai Ancam Pakai Celurit

Warga mendesak pemerintah daerah segera membangun sarana penyeberangan permanen. "Harus disegerakan jembatannya," kata akun Yayfan2 dalam kolom komentar video penyeberangan siswa.

Infrastruktur pendidikan di wilayah pedalaman masih sangat minim. Pembangunan jembatan gantung menjadi kebutuhan mendesak bagi warga dua kecamatan.

Orang tua siswa merasa khawatir setiap kali hujan turun. Anak anak sering membolos jika debit air sungai terlalu tinggi.

Akses ilmu pengetahuan terhambat masalah infrastruktur dasar. Pemerintah Kabupaten Banggai diharapkan segera turun ke lapangan memeriksa kondisi.

Masyarakat menagih janji pemerataan pembangunan fasilitas publik. "Dana MBG mending buat jembatan dulu," kata akun Ainul Yakin Ahmad menyuarakan kritik publik.

Tags

Terkini