berita

Pemkot Palu Memperkukuh Ekonomi Lokal Melalui Pasar Ramadhan

Minggu, 17 Maret 2024 | 19:26 WIB
Pemkot Palu Memperkukuh Ekonomi Lokal Melalui Pasar Ramadhan. Foto: makanan khas jalangkote (tangkap layar facebook/sulawesitoday)

Pemkot Palu Memperkukuh Ekonomi Lokal Melalui Pasar Ramadhan


Sulawesitoday - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu Sulawesi Tengah (Sulteng) terus menggenjot kemajuan ekonomi warganya dengan menggelar pasar Ramadhan setiap tahunnya.

Dalam upayanya meningkatkan ekonomi masyarakat, Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menegaskan pentingnya pasar Ramadhan sebagai momentum strategis bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berinovasi dan memperluas jangkauan bisnisnya.

"Diharapkan pasar Ramadhan tidak hanya menjadi ajang jual beli khusus di bulan suci ini, tetapi juga menjadi pemicu bagi pelaku UMKM untuk aktif berjualan sepanjang tahun," ujar Wali Kota Hadianto Rasyid.

Menurutnya, kehadiran pasar Ramadhan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pertumbuhan UMKM di kota ini. Para pedagang merasa termotivasi untuk terus mengembangkan usaha kuliner mereka, menciptakan ragam produk yang menarik minat pembeli.

Salah satu contoh nyata keberhasilan pasar Ramadhan adalah lokasi jualan di sepanjang Jalan Dewi Sartika, Birobuli Selatan, yang menjadi magnet bagi warga setempat dan bahkan dari daerah sekitarnya.

Dengan menyajikan beragam takjil, mulai dari kue kering, kue basah, hingga minuman dingin dan kurma, para pedagang berhasil menarik perhatian pembeli dari berbagai kalangan.

Aldi, seorang warga Sigi, menyatakan, "Jualan di Jalan Dewi Sartika ini menawarkan berbagai macam jajanan, seperti Jalangkote, Kue Perahu (Tetu), Pisang Ijo, dan Es Kelapa. Oleh karena itu, warga dari Sigi sering kali berbelanja di sini selama bulan Ramadhan."

Data dari Pemerintah Kota Palu mencatat bahwa pasar Ramadhan di sekitar kantor Walikota Palu telah menampung 120 pedagang yang menjajakan beragam produk di lapak-lapak yang telah disediakan pemerintah.

Pasar Ramadhan ini berlangsung mulai dari 12 Maret hingga 7 April 2024, memberikan peluang bagi UMKM lokal untuk terus berkembang dan berkontribusi pada perekonomian kota.

Terkini