Perkuat Otonomi Daerah: Strategi Maksimalkan Dana Bagi Hasil Sektor Pertambangan
Sulawesitoday – Memperkuat kemitraan antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Sulawesi Tengah bersama Universitas Tadulako (Untad) mengadakan Seminar Awal Riset untuk menyusun Strategi Peningkatan Dana Bagi Hasil (DBH) dari Sektor Pertambangan.
Dilangsungkan di Aula Nagaya BRIDA beberapa waktu lalu, kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam menggali potensi sumber daya alam daerah.
Fokus Seminar: Prinsip dan Alokasi Dana Bagi Hasil
Seminar, yang dimoderatori oleh Kepala Bidang Riset, Inovasi, dan Teknologi Daerah, Hasim R, serta dihadiri oleh berbagai perangkat daerah terkait, menyoroti prinsip-prinsip alokasi DBH. Bunga Elim Somba, Ketua Tim Riset, menjelaskan bahwa DBH diperuntukkan berdasarkan dua prinsip utama: prinsip by origin dan prinsip by actual.
Menurutnya, prinsip-prinsip ini diatur oleh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, serta PP No. 37 Tahun 2023 tentang Transfer Daerah.
Potensi dan Tujuan Kebijakan DBH
Somba juga menyoroti potensi DBH Sulawesi Tengah, yang didorong oleh Pasal 33 ayat (3) UUD 1945. Dengan berbagai izin usaha pertambangan (IUP) mineral logam yang tersebar di berbagai kabupaten di provinsi tersebut, potensi pendapatan dari sektor pertambangan menjadi semakin signifikan.
Menurutnya, tujuan kebijakan DBH adalah untuk mengurangi kesenjangan vertikal antara pusat dan daerah, serta kesenjangan horizontal antara daerah.
Langkah Riset: Melibatkan Berbagai Pihak Terkait
Ketua Tim Riset juga menegaskan bahwa riset ini akan melibatkan sepuluh pelaku usaha, Kementerian, SKK Migas, serta perangkat daerah terkait. Langkah ini menunjukkan komitmen untuk melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi yang tepat dalam meningkatkan pemanfaatan DBH dari sektor pertambangan.
Seminar ini menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan peran serta daerah dalam pengelolaan sumber daya alam dan peningkatan pendapatan daerah. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan, diharapkan strategi yang dihasilkan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi Sulawesi Tengah.