berita

Data Banjir Bandang di Dolo Selatan Sigi: Petani Terdampak Tunggu Bantuan

Minggu, 21 April 2024 | 16:13 WIB
Foto: Bupati Sigi, Irwan Lapata, saat mengunjungi lokasi banjir bandang di Dolo Selatan, Sigi. (Amirullah)













Data Banjir Bandang di Dolo Selatan Sigi: Petani Terdampak Tunggu Bantuan


Sulawesitoday - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, tengah mengumpulkan data kerusakan lahan persawahan dan perkebunan di Desa Sambo dan Balongga Kecamatan Dolo Selatan akibat banjir bandang.

Kepala Dinas (Kadis) TPHP Sigi, Rahmad Iqbal, menyatakan bahwa proses pendataan kerusakan sedang berlangsung.

"Kami masih mendata dan mevalidasi kerusakan untuk subsektor tanaman pangan dan perkebunan serta tingkat kerusakannya," ujarnya.

Laporan hasil pendataan akan segera disampaikan kepada pemerintah provinsi untuk menentukan jenis bantuan yang tepat bagi petani di wilayah terdampak.

Perhatian Terhadap Kebutuhan Petani


Iqbal menekankan pentingnya memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan. "Kita tentu untuk pascabanjir belum langsung memberikan bantuan karena jangan sampai bantuan bibit yang diberikan tidak sesuai dan ternyata lahannya rusak parah dan sebagainya," paparnya.

Meskipun demikian, kerugian petani di Sambo dan Balongga tidak sebesar yang dikhawatirkan karena masa panen telah berakhir pada akhir Maret 2024.

"Berdasarkan data, masa panen di Sigi sudah selesai di akhir Maret, sehingga untuk kerugian bisa diminimalisir," katanya.

Dukungan Pemerintah ke Depan


Pemerintah akan terus mendukung para petani di Sambo dan Balongga, termasuk dalam perbaikan lahan persawahan dan perkebunan jika mengalami kerusakan parah.

"Bantuan ke depan bukan hanya bibit, tapi ada juga alat, sehingga para petani dapat mengolah lahan mereka pascabanjir," tambahnya.

Data Kerusakan


Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi, total luas lahan persawahan dan perkebunan terdampak banjir di Desa Sambo dan Balongga mencapai 85 hektare. Dengan rincian, 35 hektare di Balongga dan 50 hektare di Sambo.












Terkini