• Kamis, 4 Juni 2026

Timnas Indonesia Jadi Underdog Melawan Arab Saudi, Analisa Taktik Shin Tae-yong dan Potensi Modal Berharga Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Selasa, 3 September 2024 | 21:18 WIB
Timnas Indonesia jadi underdog melawan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026, dengan taktik fleksibel Shin Tae-yong dan suasana tim yang kondusif. #TimnasUnderdog #PialaDunia (Muhammad Aqil Azizi)
Timnas Indonesia jadi underdog melawan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026, dengan taktik fleksibel Shin Tae-yong dan suasana tim yang kondusif. #TimnasUnderdog #PialaDunia (Muhammad Aqil Azizi)

Sulawesitoday - Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan besar dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi pada 5 September 2024 di Jeddah. Skuad Garuda, yang diasuh oleh Shin Tae-yong, dihadapkan pada status sebagai tim underdog dalam pertandingan ini.

Meskipun demikian, analisa taktik menunjukkan bahwa pelatih asal Korea Selatan ini mampu memaksimalkan potensi timnya dengan baik.

Timnas Indonesia berada di peringkat 133 FIFA, jauh di bawah Arab Saudi yang menempati posisi 56. Hal ini menegaskan perbedaan kualitas di antara kedua tim, namun status underdog dianggap sebagai keuntungan oleh para pengamat.

Menurut pengamat sepak bola Ronny Pangemanan, tekanan besar justru ada pada Arab Saudi sebagai tuan rumah.

Pada laga-laga sebelumnya, Shin Tae-yong telah menunjukkan fleksibilitas dalam taktik dan strategi. Dalam beberapa pertandingan, STY menggunakan formasi 3-4-3 atau 5-4-1 dengan perubahan komposisi pemain yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Baca Juga: Pemain Timnas Indonesia Merumput di Liga Eropa Dapat Sorotan Menjelang Laga Lawan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Fleksibilitas ini diyakini akan menjadi kunci dalam menghadapi Arab Saudi di laga nanti.

Ronny Pangemanan menilai bahwa suasana santai di tim Indonesia menjadi modal penting. Tidak ada ketegangan yang terlihat di skuad, dan semua pemain tampak fokus menghadapi pertandingan berat ini.

"Suasana tim bagus dan kondusif, yang paling penting rileks, santai, dan tidak tegang," ujar Ropan.

Shin Tae-yong juga diperkirakan akan mengubah taktiknya dari dominasi penguasaan bola menjadi lebih bertahan dengan serangan balik cepat. Perubahan ini didasari oleh kondisi teknis tim dan ketidakhadiran beberapa pemain kunci. Strategi defensif ini diharapkan dapat mengejutkan Arab Saudi yang diunggulkan dalam pertandingan.

Dalam pertandingan sebelumnya melawan lawan yang lebih kuat, STY terbukti mampu mengatur rotasi pemain secara efektif. Saat menghadapi Qatar, STY menurunkan tiga bek tengah yang diisi oleh Komang Teguh, Rizky Ridho, dan Muhammad Ferarri.

Pergantian taktik ini menunjukkan kemampuan STY untuk membaca situasi pertandingan dengan baik.

Baca Juga: Prediksi Taktik Adu Kecepatan Winger Timnas Indonesia vs Penguasaan Lini Tengah Arab Saudi di Fase Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Di lini tengah, perubahan komposisi pemain juga dilakukan untuk menjaga keseimbangan permainan. Ivar Jenner digantikan oleh Nathan Tjoe-A-On, sedangkan Fajar Fathurrahman masuk sebagai wingback kanan. Fleksibilitas pemain ini akan menjadi senjata penting bagi STY dalam menghadapi laga penting melawan Arab Saudi.

Halaman:

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini