Sulawesitoday - Camat Balanipa mendesak validasi data penerima bansos. Langkah ini dinilai mendesak akibat adanya laporan mengenai penyaluran bantuan sosial yang salah sasaran di Desa Galung Tulu.
Pemerintah kecamatan meminta tindakan nyata. "Kami memerlukan validasi dari Dinas Sosial untuk memperbaiki data penerima bantuan agar tepat sasaran," ujar Camat Balanipa.
Sinkronisasi data menjadi kunci utama. Kerja sama antara pihak desa dan dinas terkait diperlukan guna memastikan keakuratan identitas warga miskin di lapangan.
Regulasi pusat mewajibkan pembaruan berkala. Kementerian Sosial meminta pemerintah daerah aktif memperbarui data kemiskinan secara rutin demi efektivitas program bantuan.
Baca Juga: RSUD Majene Gandeng Bank Sulselbar Digitalisasi Layanan Kesehatan hingga 2029
Evaluasi menyeluruh sangat dinantikan warga. Masyarakat menginginkan keterbukaan dan objektivitas penuh dalam proses pendataan agar tidak memicu konflik internal desa.
Kondisi perumahan warga sangat memprihatinkan. Seorang warga kategori Desil 3 terpaksa tinggal di rumah tidak layak huni dengan kondisi atap yang mengalami kebocoran parah.
Ketimpangan sosial memicu protes keras. Sejumlah keluarga dengan kemampuan ekonomi menengah ke atas dilaporkan justru terdaftar sebagai penerima bantuan pemerintah.
Masyarakat mengharapkan pengecekan langsung. "Kami berharap instansi berwenang segera meninjau lokasi guna melihat keadaan riil pemukiman kami," kata warga Galung Tulu.
Artikel Terkait
Strategi Kriya Parigi Moutong Tembus Pasar Internasional Lewat Bomba Saga
BPK Temukan Dana DASHAT dan Minlok Parigi Moutong Rp213 Juta Bermasalah
Febrie Adriansyah Resmi Tersangka Korupsi Asabri, Sehari Usai Mundur dari Jampidsus
Bantuan Sosial Diduga Salah Sasaran di Galung Tulu Polewali Mandar, Warga Miskin Desil 3 Terabaikan
Info BMKG Terkini Gempa Buol Sulawesi Tengah Dipicu Subduksi Laut