Sulawesitoday - Polewali Mandar menjadi sorotan. Penyaluran bantuan sosial di Desa Galung Tulu Kecamatan Balanipa diduga kuat salah sasaran.
"Rumah saya bocor parah dan hampir roboh tetapi pemerintah abai," kata seorang warga miskin Desil 3 berinisial AM saat ditemui Sabtu, 11 Juli 2026.
Kondisi hunian sangat memprihatinkan. Atap bangunan lapuk membuat air hujan selalu menggenangi ruang keluarga sejak setahun terakhir.
Pembiaran ini memicu kecemburuan sosial. Warga mampu di lingkungan sekitar justru mendapat jatah renovasi rumah dari dinas terkait.
Baca Juga: Mengenal Bansos Berbasis Kuota Desa, Mengapa Tidak Semua Warga Miskin Otomatis Dapat?
Pendataan dinilai berantakan. Aparat desa dituding tidak melakukan verifikasi faktual secara objektif kepada masyarakat bawah.
"Pemerintah daerah harus segera memeriksa kondisi lapangan agar keadilan tegak," ujar tokoh masyarakat setempat yang enggan disebut namanya.
Camat Balanipa didesak bertindak. Evaluasi menyeluruh terhadap data kemiskinan ekstrem harus dilakukan demi ketepatan penyaluran bantuan.
Transparansi menjadi kunci utama. Validasi berkala berbasis kondisi riil warga diperlukan guna menghapus polemik pemanipulasian data penerima. (Tim)
Artikel Terkait
BPKP dan Kemenpar Dorong Parigi Moutong Jadi Destinasi Agrowisata
Sehari Usai Bantah Mundur, Febrie Adriansyah Resmi Lepas Jabatan Jampidsus Kejagung
Strategi Kriya Parigi Moutong Tembus Pasar Internasional Lewat Bomba Saga
BPK Temukan Dana DASHAT dan Minlok Parigi Moutong Rp213 Juta Bermasalah
Febrie Adriansyah Resmi Tersangka Korupsi Asabri, Sehari Usai Mundur dari Jampidsus