Tenda pengungsian di Manggarai mendadak riuh ketika tanah kembali berguncang hebat. Warga berhamburan menyelamatkan diri sambil menangis histeris menahan rasa takut.
"Gempa susulan membuat kami panik dan berlarian keluar tenda," kata pemilik akun Instagram @yudhistira_290 pada Kamis, 20 Agustus 2026.
BMKG mencatat gempa dangkal ini memiliki kekuatan magnitudo 5,7. Pusat guncangan berada di darat sejauh 36 kilometer timur laut Ruteng.
Kedalaman pusat gempa tercatat hanya mencapai 10 kilometer. Aktivitas sesar naik busur belakang Flores menjadi pemicu utamanya.
Getaran kuat memicu kerusakan ringan pada sejumlah bangunan warga. Plester dinding rumah dilaporkan rontok akibat guncangan skala V hingga VI MMI.
Baca Juga: Kontras Bantuan Gempa NTT, Pemerintah Kirim 253 Ton Tapi Warga Minim Logistik
"Hasil pemodelan memastikan guncangan tidak berpotensi memicu tsunami," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Masyarakat kawasan Flores diminta tidak mudah mempercayai rumor liar. Otoritas mengimbau pengungsi tetap tenang memantau informasi resmi.
Peristiwa ini merupakan rangkaian gempa susulan pascabencana utama. Gempa besar magnitudo 7,7 sebelumnya mengguncang wilayah Flores beberapa hari lalu.
BMKG mendeteksi ribuan getaran susulan sejak gempa utama terjadi. Total aktivitas gempa susulan kini sudah menembus angka 3.489 kali.
"Magnitudo terbesar dari rangkaian gempa susulan ini mencapai M6,2," tutupnya.
Artikel Terkait
Teladan Warga NTT Jaga Stok Beras Bulog Pascagempa M7,7 Tanpa Penjarahan
Karhutla Banjarbaru Kalsel Makin Parah Pengendara Terancam Jarak Pandang 5 Meter
Antrean Panjang di SPBU Kota Palu, Warga Buru Pertalite Hingga Malam
Sesar Naik Flores Pemicu Ribuan Gempa Susulan di NTT, Warga Panik
Kontras Bantuan Gempa NTT, Pemerintah Kirim 253 Ton Tapi Warga Minim Logistik