Kolaborasi Kemenkumham Sulteng dengan BPKP dan Itjen Sosialisasikan SPIP dan MR
Sulawesitoday - Dalam upaya meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng) bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Inspektur Jenderal (Itjen) Kemenkumham menggelar Sosialisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko (MR) di Ruang Garuda Kanwil, Selasa 26 Maret 2024.
Kolaborasi Strategis untuk Tata Kelola Pemerintahan yang Lebih Baik
Kegiatan ini dihadiri oleh Pejabat Administrator, Pengawas, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Kota Palu, Sigi, dan Donggala, serta operator UPT SPIP dan MR se-Sulteng.
Dalam sambutannya, Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Sulteng, Raymond JH. Takansenseran, menekankan pentingnya SPIP dan MR dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan bertanggung jawab.
Memahami Konsep dan Praktik Terbaik SPIP dan MR
Raymond JH. Takansenseran menjelaskan bahwa SPIP memberikan kerangka kerja untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi, efisiensi operasional, dan keandalan laporan keuangan.S
Sementara itu, MR memungkinkan identifikasi, evaluasi, dan pengelolaan risiko yang mungkin dihadapi dalam mencapai tujuan organisasi.
Kontribusi Narasumber dalam Sosialisasi
Sosialisasi ini turut menghadirkan narasumber dari Inspektorat Jenderal Kemenkumham RI dan BPKP Provinsi Sulteng.
Narasumber memberikan pemahaman mendalam tentang konsep dan implementasi SPIP dan MR, serta teknik identifikasi dan penilaian risiko.
Upaya Kanwil Kemenkumham Sulteng dalam Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan
Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya Kanwil Kemenkumham Sulteng untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.
Diharapkan, pemahaman yang ditingkatkan tentang SPIP dan MR akan berdampak positif pada implementasi praktik-praktik terbaik di unit kerja. Sehingga, masyarakat dapat memperoleh pelayanan publik yang lebih efisien dan transparan.