@sulawesitodaycom Sulawesi Tengah lagi dilanda kemarau ekstrem gara-gara fenomena El Nino yang bikin udara makin kering dan suhu Kota Palu nembus 36 derajat Celsius. BMKG Mutiara Sis Al Jufri Palu ngingatin kalau kondisi kering ini bakal bertahan sampai akhir tahun 2026. Dampaknya, rumput sama dedaunan di 13 kabupaten dan kota jadi gampang banget terbakar, bahkan kebakaran lahan udah sempat kejadian di Banggai. Daerah kayak Buol, Parigi Moutong, Poso, sampai Banggai Laut sekarang masuk zona bahaya tinggi karhutla. Warga diimbau ekstra hati-hati dan jangan sembarangan bakar sampah atau buka lahan pakai api.
♬ suara asli - Menurut Sulawesitoday - Menurut Sulawesitoday
Sulawesitoday - Suhu udara Kota Palu melonjak hingga 36 derajat Celsius akibat kemarau ekstrem yang memicu bahaya kebakaran hutan. Seluruh wilayah Sulawesi Tengah kini masuk zona merah karhutla dengan tingkat kemudahan terbakar yang sangat tinggi.
"Prakiraan musim kemarau di wilayah Sulawesi Tengah diprediksi akan berlangsung terus hingga akhir 2026," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al Jufri Palu Fathan Labanu pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Pertumbuhan awan di langit Sulawesi Tengah terhambat secara drastis dalam beberapa pekan terakhir. Fenomena ini membuat kelembapan udara menurun tajam sehingga vegetasi darat mengering sangat cepat.
Ancaman bencana karhutla mengintai seluruh daerah tanpa terkecuali sejak awal bulan ini. Hasil analisis sistem peringkat bahaya menunjukkan potensi kebakaran di 13 kabupaten berada pada tingkat memprihatinkan.
"Bahan bakar ringan seperti alang alang dan dedaunan kini dalam kondisi sangat kering serta mudah tersulut api," sebutnya.
Baca Juga: Lahan Hibah Koperasi Desa Merah Putih Sunju Sigi Tuai Polemik Netizen
Kabupaten Buol mencatatkan indikator kekeringan bahan bakar paling parah di kawasan utara. Angka kemudahan terbakar di daerah ini menembus skor tertinggi dibanding wilayah tetangga.
Kondisi serupa melanda Parigi Moutong serta Poso yang memiliki cadangan hutan cukup luas. Dedaunan di permukaan tanah wilayah ini sangat rentan memicu kobaran api besar.
Potensi intensitas api jika terjadi kebakaran terdeteksi paling tinggi di kawasan kepulauan. Banggai Laut dan Banggai Kepulauan menduduki peringkat teratas ancaman penyebaran api cepat.
Peristiwa kebakaran lahan bahkan sudah membakar wilayah daratan Kabupaten Banggai baru baru ini. Api melahap kawasan hutan Desa Toipan sebelum berhasil dikendalikan oleh tim gabungan.
"Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan penuh dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan," tutupnya.
Artikel Terkait
PT GNI Alami Krisis Keuangan, 1900 Buruh Nikel Morowali Utara Kena PHK
BMKG Peringatkan El Nino Ekstrem, Sultra Terancam Kebakaran Hutan
Sopir Truk Teriak Pungli Antrean Solar Subsidi di SPBU Tinombo, Dugaan Bekingan Aparat hingga Mengalir ke PETI
Sengketa JPT Parigi Moutong, Pansel Hadirkan Dokumen Kunci di PTUN Palu
Lahan Hibah Koperasi Desa Merah Putih Sunju Sigi Tuai Polemik Netizen