Sulawesitoday - DPRD Kabupaten Parigi Moutong membongkar kinerja buruk sejumlah organisasi perangkat daerah saat mengevaluasi pelaksanaan APBD 2026. Penyerapan retribusi pasar oleh Dinas Koperasi dan UMKM tercatat nol persen.
"Kami meminta Bupati memberikan teguran keras dan sanksi tegas kepada Kepala OPD yang lalai," ujar Pimpinan Komisi II DPRD Parigi Moutong Mohamad Fadli, pada 11 Agustus 2026.
Bapenda juga menjadi sorotan. Realisasi retribusi pasar instansi pengelola pendapatan daerah ini baru menyentuh angka 12,93 persen.
Target pendapatan dinilai asal tebak. Komisi II mendesak pemerintah daerah menghitung ulang potensi retribusi berdasarkan jumlah pedagang riil.
Tata kelola pasar memicu masalah baru. DPRD mendorong penyatuan wewenang penarikan retribusi di bawah instansi perdagangan dan koperasi.
Sektor pajak kendaraan perlu terobosan. Pemerintah daerah diminta menghapus biaya mutasi kendaraan pelat luar wilayah demi mendongkrak pendapatan.
Baca Juga: Kinerja 13 Dinas Parigi Moutong Di Bawah 10 Persen, DPRD Buka Suara
"Pembenahan sistem pendapatan daerah harus menyasar potensi Opsen PKB secara optimal pada 11 Agustus 2026," tegasnya.
Rapor merah meluas ke instansi lain. Sebanyak 13 OPD mencatatkan capaian kinerja di bawah 10 persen pada sistem SIPD-RI.
Bappelitbangda diminta membuka ruang perbaikan. Pendampingan intensif wajib diberikan kepada 34 OPD dengan capaian di bawah 30 persen.
Sewa kendaraan kecamatan membebankan anggaran. Tim Anggaran Pemerintah Daerah harus merumuskan skema pembiayaan baru yang tidak membebani pos belanja.
Kedisiplinan pejabat daerah sangat rendah. Terdapat empat instansi sengaja mangkir dari panggilan evaluasi resmi pimpinan dewan.
Dinas Kesehatan serta BPBD memangkir rapat. Kecamatan Bolano beserta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ikut membangkang dari undangan evaluasi.
"Sikap tidak hadir ini menunjukkan buruknya komitmen instansi dalam mempertanggungjawabkan uang rakyat pada 11 Agustus 2026," ucapnya.
Artikel Terkait
Kinerja 13 Dinas Parigi Moutong Di Bawah 10 Persen, DPRD Buka Suara
Kasus Pencurian Pasar Sentral Majene Terungkap, Polisi Bekuk Pelaku dan Uang Tunai
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan di Duyu Kota Palu
Parigi Moutong Kejar Predikat Daerah Berprestasi 2026 Lewat Audit Tata Kelola
Bukan Sabu, BNNK Poso Tegaskan Anggota DPRD Parigi Moutong Pakai Obat Resep Dokter