Sulawesitoday - Ancaman serangan buaya mengintai warga di sekitar muara Sungai Palu, Sulawesi Tengah. Habitat predator ini kian berimpitan dengan aktivitas harian masyarakat pesisir.
BKSDA pada 7 Agustus 2026 mencatat ada 36 ekor buaya yang menghuni aliran sungai ini.
Kemunculan satwa liar ini menjadi perhatian serius. Kawasan muara sungai masih sering dipakai warga untuk mencari ikan.
BKSDA mengimbau warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Langkah ini penting guna mencegah terjadinya serangan fatal satwa ganas.
Warga diminta segera menjauh saat melihat keberadaan predator tersebut. Tindakan nekat mendekati lokasi penampakan bisa memicu serangan mendadak.
BKSDA menyebut warga harus segera melapor jika melihat pergerakan satwa ini.
Baca Juga: BMKG Peringatkan Potensi Karhutla di 13 Daerah Sulawesi Tengah, Buol Paling Rawan
Pemantauan intensif terus dilakukan di sepanjang aliran sungai. Petugas menyusuri titik rawan untuk memetakan pergerakan reptil besar ini.
Upaya ini bertujuan menekan potensi konflik antara manusia dan satwa. Keseimbangan ekosistem sungai juga tetap menjadi prioritas utama petugas.
Pengawasan ketat difokuskan pada area muara yang padat aktivitas. Warga pesisir diharapkan ikut menjaga keamanan lingkungan sekitar dari ancaman.
Keselamatan warga menjadi fokus utama pihak berwenang saat ini. Kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan untuk menghindari korban jiwa.
BKSDA minta warga tidak mengganggu habitat alami satwa tersebut.
Artikel Terkait
Reses Unik DPRD Parigi Moutong Gunakan Lomba Domino Serap Aspirasi Warga
Cicilan Lunas 10 Tahun Lalu Tapi Sertifikat Hilang, Nasabah Siap Lapor BRI Unit Tinambung
Anleg Faisan Badja Kawal Bantuan Rumah dan Wisata Parigimpu’u Parigi Moutong
BMKG Peringatkan Potensi Karhutla di 13 Daerah Sulawesi Tengah, Buol Paling Rawan
Menkeu Purbaya Incar Pajak Sewa Rumah untuk RAPBN 2027