Sulawesitoday - Desa Matajang, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mengalami guncangan hebat akibat puting beliung yang melanda wilayah tersebut.
Peristiwa mengerikan ini terjadi pada Sabtu (22/2) sekitar pukul 16.00 Wita. Sejak pagi, hujan deras telah mengguyur kawasan ini, menciptakan suasana mencekam yang semakin diperparah dengan tiupan angin kencang.
Menurut keterangan dari Subkoordinator Penanggulangan Bencana BPBD Bone, Muhammad Nur Fajar, angin puting beliung yang melanda Desa Matajang telah menyebabkan kerusakan signifikan.
"Betul, ada 27 rumah yang mengalami kerusakan akibat angin puting beliung," ungkap Fajar saat memberikan keterangan kepada media setempat.
Ia menambahkan bahwa curah hujan yang terus menerus sejak pagi hari memicu intensitas angin yang membuat atap rumah warga terbang dan beberapa struktur bangunan lainnya hancur.
Kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan yang cukup parah pada infrastruktur pemukiman, terutama di bagian atap dan dinding rumah penduduk.
Kondisi cuaca yang ekstrim dengan gabungan hujan lebat dan angin kencang telah memaksa warga untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.
"Warga terdampak saat ini masih mengungsi di rumah kerabat mereka. Syukurlah, untuk korban jiwa, alhamdulillah tidak ada yang tercatat," jelas Fajar dengan nada tegas namun tetap menampilkan rasa syukur atas keselamatan warga.
Sementara itu, aparat daerah bersama tim BPBD langsung melakukan pendataan dan penilaian kerusakan guna menentukan langkah-langkah penanganan pasca-bencana.
Koordinasi antara pemerintah daerah dan instansi terkait tengah digalakkan agar bantuan cepat dapat disalurkan kepada warga yang terdampak.
Rencana evakuasi dan penyediaan logistik telah disusun untuk membantu masyarakat kembali pulih dari musibah ini.
Meskipun belum ada laporan mengenai korban jiwa, dampak kerusakan pada 27 rumah tersebut menciptakan keresahan dan kekhawatiran akan kondisi kehidupan warga yang terdampak.
Masyarakat diharapkan dapat bersabar dan memanfaatkan bantuan dari pemerintah serta relawan untuk memulihkan kondisi lingkungan mereka.