Sulawesitoday - Pemerintah daerah Parigi Moutong berkomitmen mengimbangi proyek fisik dengan pembangunan mental masyarakat lewat penguatan kegiatan keagamaan.
Langkah nyata ini ditandai dengan pelepasan kontingen daerah menuju ajang Utsawa Dharma Gita ke-XVI tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2026.
"Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan untuk menentukan siapa yang terbaik melantunkan sloka, melainkan bagian pelestarian ajaran suci Agama Hindu," ujar Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran, saat membacakan arahan Bupati H. Erwin Burase di Aula Kantor Bupati, Kamis, 2 Juli 2026.
Pembinaan keagamaan menjadi prioritas daerah. Pemerintah daerah ingin melahirkan generasi muda unggul yang berlandaskan nilai dharma.
Nilai luhur kejujuran dan toleransi ditanamkan lewat ajang ini. Karakter tersebut menjadi pondasi utama kemajuan daerah.
Baca Juga: Bupati Erwin Burase Gandeng KKP, Fasilitasi Anak Nelayan Parigi Moutong Kuliah Gratis D3 dan D4
Para peserta merupakan putra putri terbaik hasil seleksi ketat. Mereka memikul tanggung jawab besar menjaga nama baik wilayah.
"Kalian adalah duta daerah, setiap tutur kata dan sikap menjadi cerminan seluruh masyarakat," kata Zulfinasran mengingatkan para utusan.
Prestasi tidak melulu diukur dari raihan medali emas. Sikap sopan dan semangat kebersamaan kontingen jauh lebih bernilai.
Ajang provinsi ini menjadi wadah mempererat persaudaraan umat. Kerukunan beragama menjadi modal utama percepatan pembangunan.