Sulawesitoday - Bupati Majene Andi Achmad Syukri meminta pelaku usaha memberikan data jujur dalam Sensus Ekonomi 2026 demi akurasi kebijakan pembangunan daerah. Kepastian ini menjadi sorotan utama setelah tim Badan Pusat Statistik mendatangi kediaman resmi kepala daerah untuk memulai tahapan krusial pendataan ekonomi makro.
"Sensus Ekonomi ini adalah tanggung jawab kita bersama," kata Andi Achmad Syukri di Rumah Jabatan Bupati Majene.
Data akurat krusial. Pemerintah daerah memerlukan kompilasi informasi valid lapangan guna menentukan arah kebijakan ekonomi publik yang tepat sasaran.
Masyarakat tidak khawatir. Informasi yang dikumpulkan para petugas dijamin penuh oleh undang-undang kerahasiaannya khusus untuk kepentingan statistik pembangunan nasional.
Baca Juga: Warga Sulteng Jangan Asal Buka Pintu untuk Petugas Sensus Palsu, Cek 6 Ciri yang Resmi
Kepala BPS hadir. Pimpinan instansi vertikal Dina Srikandi memaparkan langsung perkembangan terkini mengenai capaian progres petugas lapangan di berbagai wilayah.
Tantangan lapangan nyata. Tim pencacah harus mampu menjangkau seluruh pelaku usaha mikro sampai skala besar pada sektor formal maupun informal.
"Data yang jujur dan apa adanya sangat diperlukan dari seluruh pelaku usaha," ucap Andi Achmad Syukri mengingatkan warga.
Langkah nyata dimulai. Kehadiran para petugas di kediaman bupati diharapkan menjadi magnet penggerak kesadaran masyarakat luas menyukseskan agenda nasional.