Sulawesitoday - Prabowo Subianto merestui pengusutan korupsi eks pejabat. Langkah berani ini terungkap setelah polisi menggeledah belasan lokasi milik mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.
Hotman Paris mengapresiasi ketegasan presiden. “Operasi besar ini mustahil berjalan tanpa restu presiden,” kata pengacara kondang itu lewat unggahan media sosial.
Tim gabungan kepolisian bergerak menyisir berbagai wilayah. Kortastipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya menggeledah tiga belas lokasi strategis untuk mencari barang bukti.
Petugas menyita aset bernilai fantastis dari operasi. Penggeledahan kafe dan tempat penukaran uang di Cipete menghasilkan temuan uang tunai enam puluh tujuh miliar rupiah.
Baca Juga: Febrie Adriansyah Resmi Tersangka Korupsi Asabri, Sehari Usai Mundur dari Jampidsus
Temuan lebih besar didapatkan di perumahan elite. Polisi menyita puluhan kilogram emas serta valuta asing senilai ratusan miliar rupiah di wilayah Sentul Bogor.
Kasus ini menyeret korporasi besar negara. Penyidikan berfokus pada dugaan korupsi pengelolaan dana Asabri dan penyelesaian utang anak perusahaan Krakatau Steel.
Dua orang tersangka kini resmi ditetapkan. Aparat menetapkan Febrie Adriansyah bersama Don Ritto sebagai tersangka sebelum melimpahkan berkas ke Kejaksaan Agung.
Publik mendukung penuh pembongkaran skandal mega korupsi. “Gaya kepemimpinan presiden memberi manfaat besar dalam menyelamatkan uang negara,” tutur Hotman menutup pernyataan.