Sulawesitoday - Pemerintah memutuskan menghentikan penyaluran bantuan sosial lewat kantor pemerintah lokal. Seluruh alokasi bantuan masyarakat resmi dialihkan secara terpusat ke Koperasi Desa Merah Putih.
"Bansos, bantuan pemerintah, semua nanti melalui Kopdes, terpusat di Kopdes," ujar Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Kompleks Istana Jakarta pada Kamis, 23 Juli 2026.
Skema baru skema distribusi ini menyasar puluhan ribu kawasan. Pemerintah menargetkan operasi perdana jaringan ini dapat berjalan lancar.
Target tahap awal mencakup 25.000 unit usaha desa. Jumlah gerai operasional akan terus bertambah hingga akhir tahun.
Sistem tata kelola sedang disiapkan regulator pusat. Aturan teknis baru akan segera disahkan demi menjaga akuntabilitas.
Penguatan jaringan ini melibatkan lintas kementerian teknis. Lembaga keamanan negara ikut mengawal ketat seluruh proses pengalihan.
Baca Juga: Menkeu Buka Keran Pinjaman Kopdes Merah Putih ke Bank Himbara, Bunga Cuma 2 Persen
Seluruh elemen negara wajib memberi dukungan penuh. Penyelenggara negara fokus menyatukan mekanisme distribusi program masyarakat.
"Ya jadi semua pihak mendukung, tidak hanya TNI Polri, seluruh kementerian," kata Zulkifli Hasan menirukan arahan presiden.
Kementerian Sosial kini mulai melakukan pemetaan lapangan. Uji coba skema pencairan dana sedang berjalan di beberapa titik.
Program bantuan tunai siap diintegrasikan secara bertahap. Warga dapat mencairkan dana melalui gerai perbankan desa.
Penerima manfaat bisa langsung membelanjakan dana bantuan. Fasilitas ritel koperasi menyediakan berbagai kebutuhan pokok warga desa.
"Bisa jadi juga membelanjakan bansos nya di KDKMP," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf.