berita

Atasi Fenomena Bangkalan Durian, Parigi Moutong Siapkan Pupuk Berpaten

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 12:59 WIB
Bappelitbangda Parigi Moutong racik pupuk pemulih tanah tua untuk atasi panen durian gagal total. Formula siap dipatenkan Pemkab.

Sulawesitoday - Pemerintah daerah Parigi Moutong menyiapkan racikan pupuk khusus untuk memulihkan tanah perkebunan durian yang rusak akibat penggunaan bahan kimia secara berlebihan.

"Petani yang ada di Parigi ini hasil panennya tidak sampai 2,5 persen, bahkan ada yang gagal total," kata Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappelitbangda Parigi Moutong, Mardiana, Kamis, 30 Juli 2026.

Ancaman kerugian ekonomi membayangi ribuan petani lokal. Penurunan nutrisi tanah membuat pohon durian gagal memproduksi buah secara maksimal.

Riset ilmiah membuktikan fenomena bangkalan bukan disebabkan serangan hama. Penggunaan zat kimia jangka panjang mempercepat kerusakan struktur hara tanah.

Kondisi cuaca ekstrem turut memperparah krisis produksi buah. Suhu panas yang tinggi memicu kelayuan fisik tanaman.

Baca Juga: Strategi Bappelitbangda Parigi Moutong Jadikan Durian Montong Komoditas Unggulan

Pohon durian muda berumur lima tahun turut mengalami kegagalan panen. Kerusakan struktur hara merusak daya tahan alami vegetasi.

"Dari hasil penelitian sementara yang kita dapatkan, itu sebenarnya bukan penyakit," tutur Mardiana.

Formulasi pupuk racikan mengombinasikan unsur organik dan kimia secara seimbang. Uji coba lapangan fokus mengembalikan kesuburan hayati yang hilang.

Kecamatan Kasimbar menjadi salah satu titik sentas evaluasi sampel. Desa Beraban di Balinggi juga masuk kawasan uji coba.

Pemerintah daerah bersiap mendaftarkan hak paten jika formula terbukti efektif. Langkah hukum ini menjamin perlindungan karya inovasi daerah.

"Kalau memang SOP racikan pupuk ini berhasil, maka racikan pupuk nanti akan kita patenkan," ujar Mardiana.

Keberhasilan riset akan diterapkannya pada seluruh sentra perkebunan durian. Solusi pemulihan tanah diharapkan memulihkan kembali produktivitas daerah.

Tags

Terkini