• Sabtu, 1 Agustus 2026

Bappelitbangda Parigi Moutong Genjot SDM Pertanian untuk Tekan Kemiskinan

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:09 WIB
Parigi Moutong merombak arah kebijakan RKPD 2027. Evaluasi ketimpangan kinerja OPD mendorong fokus ke SDM pertanian dan infrastruktur.
Parigi Moutong merombak arah kebijakan RKPD 2027. Evaluasi ketimpangan kinerja OPD mendorong fokus ke SDM pertanian dan infrastruktur.

Sulawesitoday - Ketimpangan kinerja antar-organisasi perangkat daerah di Kabupaten Parigi Moutong akhirnya dibongkar ke publik. Pemerintah daerah kini memilih merombak arah kebijakan pembangunan untuk tahun 2027.

“Perencanaan yang baik harus lahir dari evaluasi yang jujur,” kata Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong Irwan, beberapa waktu lalu.

Sektor pertanian kini dipatok menjadi fokus utama pembangunan daerah. Penguatan kapasitas sumber daya manusia di plot sebagai fondasi utamanya.

Pemerintah daerah menyadari potensi terbesar wilayah ini ada pada tanah pertanian. Sayangnya pengelolaan selama ini belum diimbangi kapasitas SDM yang memadai.

Langkah ini diambil setelah evaluasi menyeluruh menunjukkan efektivitas program daerah belum merata. Ketimpangan capaian antar-perangkat daerah masih menjadi persoalan serius.

Baca Juga: Mengapa Tidak Semua Usulan Warga Disetujui Pemda Parigi Moutong? Ini Penjelasannya

“Kami ingin program yang disusun benar-benar tepat sasaran dan berdampak nyata,” ujar Irwan.

Dokumen RKPD 2027 disiapkan sebagai penjabar rinci rencana jangka menengah daerah. Pemerintah berjanji meninggalkan pola perencanaan normatif yang sekadar formalitas administratif.

Pembangunan infrastruktur jalan pendukung juga dirancang sejajar dengan penguatan SDM. Akses distribusi hasil panen warga target utamanya demi mendongkrak nilai jual.

Langkah strategis ini diharapkan mampu menekan angka kemiskinan yang masih membayangi warga. Sektor pertanian diyakini menjadi mesin utama penggerak ekonomi daerah.

“Seluruh pemangku kepentingan harus berkolaborasi mendorong percepatan kemajuan daerah,” tutur Irwan.

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini