berita

Studi terbaru: Manusia purba berburu berang-berang untuk variasi pola makan

Jumat, 8 Desember 2023 | 16:27 WIB
Sebuah penelitian terbaru oleh tim ilmuwan dari Johannes Gutenberg University Mainz (JGU), Leibniz Zentrum für Archäologie (LEIZA), dan Leiden University telah mengungkapkan bahwa manusia purba lebih dari 400.000 tahun yang lalu ternyata memiliki pola makan yang lebih bervariasi daripada yang diketahui sebelumnya.

Manusia purba berburu berang-berang untuk variasi pola makan


Sebuah penelitian terbaru oleh tim ilmuwan dari Johannes Gutenberg University Mainz (JGU), Leibniz Zentrum für Archäologie (LEIZA), dan Leiden University telah mengungkapkan bahwa manusia purba lebih dari 400.000 tahun yang lalu ternyata memiliki pola makan yang lebih bervariasi daripada yang diketahui sebelumnya.

Fokus utama mereka dalam mencari sumber makanan adalah berang-berang, demikian dilaporkan oleh Science Daily pada Kamis 30 November 2023.

Dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Scientific Reports, tim peneliti menggunakan metode canggih, termasuk kaca pembesar dan mikroskop digital, untuk memeriksa tulang berang-berang yang digali di Bilzingsleben, Thuringia. Temuan menunjukkan bahwa manusia pada zaman Pleistosen Tengah secara sistematis memakan hewan-hewan kecil ini, menambahkan dimensi baru pada pemahaman kita tentang pola makan mereka.

Sebelumnya, anggapan umum adalah bahwa hominin pada periode ini lebih cenderung berburu mamalia besar seperti sapi dan badak. Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa berang-berang, terutama yang masih muda dan kaya lemak, menjadi sumber makanan yang disengaja bagi manusia purba.

Sabine Gaudzinski-Windheuser, salah satu peneliti yang terlibat dalam studi ini, menyatakan, "Sampai saat ini, secara umum orang-orang di Eropa diperkirakan hanya memakan hewan buruan besar hingga sekitar 50.000 tahun yang lalu, dan hal ini merupakan perbedaan penting dalam strategi pola makan manusia modern yang lebih fleksibel."

Temuan ini juga memberikan wawasan baru mengenai gaya hidup semi-akuatik manusia purba. Mereka membutuhkan taktik berburu yang berbeda, menggunakan jaring atau perangkap yang dipasang di pintu keluar sarang berang-berang. Studi ini juga menyoroti bahwa berang-berang memiliki peran penting sebagai sumber daya bagi pemburu-pengumpul di Eurasia dan Amerika, seperti yang terlihat dari banyaknya sisa-sisa tulang dalam temuan arkeologi.

Dengan temuan ini, paradigma tentang pola makan manusia purba di masa lalu menjadi semakin kompleks, dan penelitian ini menegaskan bahwa spektrum makanan mereka jauh lebih luas daripada yang sebelumnya diperkirakan.

Baca juga: Ternyata ini alasan mengapa Berang-berang laut berpegangan tangan

Tags

Terkini