berita

Kapak tangan purba terbesar di dunia ditemukan di Arab Saudi

Sabtu, 9 Desember 2023 | 10:51 WIB
Kapak tangan purba terbesar di dunia ditemukan di Arab Saudi Arkeolog di Arab Saudi berhasil menemukan kapak tangan prasejarah terbesar yang pernah diketahui di dunia. Ditemukan di Dataran Qurh, selatan AlUla, wilayah barat laut Arab Saudi, alat batu ini memiliki dimensi mencengangkan dengan panjang 51,3 sentimeter. Meskipun ukurannya yang besar, kapak ini dirancang untuk mudah dipegang dengan dua tangan.

Kapak tangan purba terbesar di dunia ditemukan di Arab Saudi


Arkeolog di Arab Saudi berhasil menemukan kapak tangan prasejarah terbesar yang pernah diketahui di dunia.

Ditemukan di Dataran Qurh, selatan AlUla, wilayah barat laut Arab Saudi, alat batu ini memiliki dimensi mencengangkan dengan panjang 51,3 sentimeter. Meskipun ukurannya yang besar, kapak ini dirancang untuk mudah dipegang dengan dua tangan.

Tim peneliti internasional yang terlibat dalam penemuan ini mengungkapkan bahwa kedua sisi kapak tangan telah diasah dengan cermat, menunjukkan bahwa alat ini dapat digunakan untuk keperluan pemotongan atau pencacahan.

Walau demikian, masih terdapat ketidakjelasan terkait penggunaan dan spesies manusia yang mungkin memanfaatkannya, apakah Homo erectus atau Homo sapiens. Selain itu, peneliti belum dapat menentukan dengan pasti usia alat tersebut.

"Kapak tangan memerlukan lebih banyak penelitian untuk menentukan tanggal yang akurat," ungkap Ömer Can Aksoy, seorang arkeolog dan direktur proyek penggalian.

Meskipun demikian, tim peneliti mengestimasi bahwa alat serupa yang ditemukan di situs tersebut mungkin berasal dari sekitar 200.000 tahun yang lalu, mengindikasikan bahwa kapak tangan ini dapat berasal dari zaman Paleolitik Bawah atau Tengah.

Penemuan ini hampir luput dari perhatian para peneliti sebelumnya, tetapi berkat ketekunan tim, kapak tangan raksasa ini akhirnya terungkap dengan lebar 9,5 sentimeter dan tebal 5,7 sentimeter.

"Dua anggota tim kami menemukan kapak tangan raksasa tergeletak di atas permukaan gundukan pasir," kata Aksoy.

Setelah temuan ini dilaporkan, kru lainnya turut serta dalam penggalian lebih mendalam, berhasil mencatat adanya 13 kapak tangan tambahan di lokasi tersebut.

Proses survei di Dataran Qurh akan berlanjut hingga Desember, sementara pekerjaan arkeologi dijadwalkan untuk dimulai kembali pada musim dingin dan musim semi tahun 2024.

Penemuan ini diharapkan akan memberikan wawasan baru tentang perkembangan manusia prasejarah dan cara mereka menggunakan alat-alat tersebut.

Tags

Terkini