berita

Kapan dan mengapa Pulau Sandy menghilang? Penelitian ilmiah merinci detail misteri ini

Senin, 1 Januari 2024 | 19:26 WIB
Pulau hantu misteri menjadi salah satu misteri paling menarik di dunia. FOTO: tangkap layar UNILAD

Sulawesitoday - Sebuah misteri panjang yang mengelilingi hilangnya Pulau Sandy, sebuah pulau misterius berukuran 14,9 mil persegi di Pasifik Selatan, akhirnya terkuak setelah ratusan tahun. Pulau ini pertama kali muncul di peta pada tahun 1768, namun pada tahun 2012, sebuah ekspedisi dari Australia yang dipimpin oleh Dr. David Sandwell tidak dapat menemukan jejak pulau tersebut.

Peta-peta sebelumnya, termasuk peta-peta resmi dari pemerintah Prancis dan Australia, mencatat keberadaan Pulau Sandy selama berabad-abad. Namun, ketika ekspedisi menggunakan kapal selam untuk menjelajahi area tersebut, yang ditemukan hanyalah laut yang luas. Para ilmuwan dan peneliti pun dihadapkan pada pertanyaan besar: Apakah Pulau Sandy benar-benar pernah ada?

Salah satu kemungkinan penjelasan yang muncul adalah bahwa pulau tersebut mungkin tenggelam akibat perubahan iklim atau aktivitas gunung berapi. Ilmuwan seperti Maria Seton mengungkapkan kebingungannya, "Kami ingin memeriksanya karena peta navigasi di kapal menunjukkan sesuatu kedalaman air 1.400 m di daerah itu – sangat dalam. Itu ada di Google Earth dan peta lainnya, jadi kami memeriksanya dan tidak ada pulau. Kami benar-benar bingung. Ini cukup aneh."

Namun, ada kemungkinan lain yang menarik untuk dipertimbangkan. Pulau Sandy mungkin tidak pernah ada sama sekali. Kesalahan kartografi atau mungkin adanya penipuan bisa menjadi penyebabnya. Pertanyaannya kemudian adalah bagaimana pulau ini masuk ke dalam peta-peta resmi selama berabad-abad.

Kemungkinan terakhir yang tak kalah menarik adalah Pulau Sandy mungkin merupakan fatamorgana, suatu ilusi optik yang bisa muncul karena kondisi cuaca tertentu. Fenomena ini dapat menciptakan gambaran pulau atau daratan yang sebenarnya tidak ada.

Untuk mencari jawaban yang pasti, para ahli berencana untuk melanjutkan penelitian dengan menggunakan teknologi satelit untuk memantau area tersebut. Selain itu, rencananya adalah mengirim ekspedisi lain untuk menjelajahi lokasi misterius ini. Hanya melalui pendekatan ilmiah yang teliti, misteri Pulau Sandy yang hilang dapat terpecahkan dan membuka lembaran baru dalam pemahaman kita tentang geografi dan fenomena alam yang mungkin belum sepenuhnya kita pahami.

Baca juga: Apakah kemiringan inti bumi menyimpan rahasia gempa setiap 8,5 Tahun?

Terkini