berita

Terbakarnya pesawat Airbus A350 di Bandara Haneda, Jepang: Evakuasi berhasil, tidak ada korban jiwa

Selasa, 2 Januari 2024 | 22:38 WIB
Sebuah pesawat Airbus A350 yang membawa lebih dari 300 penumpang terbakar hari ini di Bandara Haneda , FOTO: tangkap layar DAILY MAIL

Sulawesitoday - Sebuah kejadian dramatis terjadi di Bandara Haneda, Tokyo, hari ini ketika pesawat Airbus A350, penerbangan Japan Airlines (JAL) nomor JAL 516, terbakar di landasan pacu. Insiden ini terjadi sehari setelah gempa berkekuatan 7,6 skala Richter mengguncang sebagian besar pantai barat Jepang.

Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kejadian ini, dan seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan cepat dan aman ke tempat yang lebih aman. Rekaman menunjukkan pesawat dilalap api saat mendekati landasan pacu, dengan api terlihat keluar dari jendela penumpang.

Pesawat Airbus A350 adalah pesawat berbadan lebar jarak jauh yang diproduksi oleh Airbus, perusahaan penerbangan Eropa. Dengan panjang mencapai 60,9 meter untuk varian A350-900 dan 73,8 meter untuk A350-1000, pesawat ini memiliki lebar sayap 64,8 meter dan tinggi 17,4 meter. Kapasitas penumpangnya berkisar antara 300 hingga 410 orang, dengan jangkauan mencapai 8.100 hingga 18.000 mil laut (sekitar 15.000 hingga 33.000 kilometer).

Diperkuat oleh mesin-mesin andal seperti Rolls-Royce Trent XWB, Pratt & Whitney PW1000G, atau General Electric GE90-115B, A350 terkenal dengan fitur-fitur unggulannya. Pesawat ini terbuat dari bahan komposit ringan dan kuat, meningkatkan efisiensi bahan bakar dan kenyamanan penumpang.

Fitur modern Airbus A350 meliputi kabin yang lebih luas, teknologi pencahayaan LED, dan sistem hiburan in-flight canggih. Diluncurkan sebagai respons terhadap pesaingnya, Boeing 787 Dreamliner, A350 telah menerima sambutan baik dari lebih dari 90 maskapai penerbangan di seluruh dunia sejak mulai beroperasi pada 15 Januari 2015, bersamaan dengan penerbangan perdana pada 14 Juni 2013.

Pihak berwenang sedang menyelidiki penyebab pasti kebakaran pesawat ini, dengan fokus pada potensi keterkaitan dengan gempa bumi sehari sebelumnya. Saat ini, Bandara Haneda beroperasi normal setelah tim pemadam kebakaran berhasil menanggulangi api dan memastikan keselamatan di bandara.

Kami akan terus mengikuti perkembangan berita ini dan memberikan informasi lebih lanjut seiring dengan penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga: Kapan dan mengapa Pulau Sandy menghilang? Penelitian ilmiah merinci detail misteri ini

Terkini