berita

Dinkes Palu Tekan DBD: 94 Kasus Terdeteksi, 2 Korban Meninggal

Jumat, 29 Maret 2024 | 06:10 WIB
Foto: Seorang ibu menemani anaknya yang sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Palu karena diindikasikan DBD, Kamis 28 Maret 2024. (Muhammad Aqil Azizi)

Dinkes Palu Tekan DBD: 94 Kasus Terdeteksi, 2 Korban Meninggal


Sulawesitoday - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu, Sulawesi Tengah, berupaya keras dalam menekan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), dengan mencatatkan 94 kasus selama sebulan terakhir.

Penyebaran Terbanyak di Mantokulore

Pada Kamis 28 Maret 2024, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, Rochmat Jasin menyebut penularan DBD paling tinggi terjadi di Kecamatan Mantokulore dengan 29 kasus.

Langkah Preventif Massif Dilakukan

Dinkes Palu melakukan berbagai langkah preventif, termasuk survei jentik, abatisasi, dan penyuluhan promosi kesehatan di sekolah-sekolah serta masyarakat. Hal ini dilakukan dalam kegiatan Jumat Palu Sehat.

Fogging dan Upaya Lainnya

Selain itu, dilakukan fogging di 46 kelurahan untuk memberantas jentik-jentik nyamuk penyebab DBD.

Peran Puskesmas dan Masyarakat

Promosi kesehatan juga melibatkan petugas kesehatan di puskesmas yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan, untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Peran Masyarakat dalam Pencegahan

Rochmat menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, seperti menguras bak mandi secara berkala dan menggunakan kelambu saat tidur.

Tanggapan Pemerintah dan Imbauan

Dinkes Palu berharap tidak ada korban jiwa lainnya dari kasus DBD. Masyarakat diminta untuk patuh terhadap imbauan pemerintah, dan segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala DBD.

Tindak Lanjut

Dari 94 kasus, tercatat dua orang warga Kota Palu meninggal dunia akibat DBD. Langkah-langkah pencegahan terus ditingkatkan untuk mencegah lebih banyak.

Terkini