berita

Sulteng Siap Genjot Produksi Pangan, Harga Gabah dan Beras Naik

Senin, 20 Mei 2024 | 12:41 WIB
Foto: Petani di Parigi Moutong sedang memanen padi di sawah menggunakan traktor panen padi. (Muhammad Aqil Azizi)








Sulteng Siap Genjot Produksi Pangan, Harga Gabah dan Beras Naik


Sulawesitoday - Kabar gembira bagi petani di Sulawesi Tengah (Sulteng). Harga gabah dan beras di wilayah tersebut mengalami kenaikan following the issuance of Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) No 167 Tahun 2024.


Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Sulteng, Nelson Metubun, menyampaikan bahwa Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani naik menjadi Rp6 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp5.000 per kilogram.


"Sedangkan Gabah Kering Giling (GKG) di gudang Bulog naik dari Rp6.300 per kilogram menjadi Rp7.400 per kilogram," ungkap Nelson di Palu, Minggu (19/5/2024).


Kenaikan HPP ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani dan mendorong semangat mereka untuk meningkatkan produksi.


Selain kenaikan HPP, Nelson juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen membantu penyediaan sarana produksi pertanian (saprodi) kepada petani. Salah satunya melalui alokasi pupuk subsidi dari Kementerian Pertanian (Kementan).


Tahun 2024, Sulteng mendapatkan alokasi pupuk sebanyak 61.816 ton, terdiri dari pupuk urea, NPK, dan NPK formula khusus. Saat ini, pupuk tersebut sedang didistribusikan ke daerah-daerah sentra.


"Pemerintah daerah juga terus mendorong petani untuk meningkatkan mutu dan produktivitas tanaman pangan, khususnya padi, jagung, dan kedelai," kata Nelson.


Nelson menambahkan, pada tahun 2023, produksi jagung pipilan kering di Sulteng mengalami surplus sebesar 258.115 ton dari target produksi 265.281 ton









Terkini