berita

Polda Sulteng dan Tokoh Agama Poso Sambut Kembali 18 Simpatisan Jamaah Islamiyah ke Pangkuan NKRI

Rabu, 12 Juni 2024 | 14:39 WIB
Foto: Pada 12 Juni 2024, sebanyak delapan belas simpatisan Jamaah Islamiyah di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam sebuah acara yang disaksikan oleh Kapolda Sulteng Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, Bupati Poso dr. Verna G.M Inkiriwang, dan berbagai pejabat utama Polda Sulteng. Acara yang diprakarsai oleh Ustad H. Adnan Arsal, Pembina Yayasan Amanatul Ummah, ini diselenggarakan di Aula Andi Sappa Polres Poso dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-78, dengan harapan memperkuat semangat persatuan, cinta tanah air, dan komitmen terhadap keutuhan serta keberagaman bangsa Indonesia. (Muhammad Aqil Azizi)

[wpseo_breadcrumb]

Polda Sulteng dan Tokoh Agama Poso Sambut Kembali 18 Simpatisan Jamaah Islamiyah ke Pangkuan NKRI


Ikut Meriahkan Hari Bhayangkara ke-78


Sulawesitoday - Pada 12 Juni 2024, di Aula Andi Sappa Polres Poso, delapan belas simpatisan Jamaah Islamiyah mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Acara ini disaksikan oleh Kapolda Sulteng Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, Bupati Poso dr. Verna G.M Inkiriwang, serta tokoh agama dan pejabat utama Polda Sulteng.

Prakarsa Yayasan Amanatul Ummah


Acara ini diprakarsai oleh Ustad H. Adnan Arsal, Pembina Yayasan Amanatul Ummah, dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-78. Kapolda Sulteng menyampaikan rasa terima kasihnya kepada segenap pengurus yayasan dan khususnya kepada Ustad H. Adnan Arsal.

“Secara khusus saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada segenap pengurus Yayasan Amanatul Ummah Kab. Poso,” ujarnya.

Kegembiraan dan Syukur dari Pemerintah Daerah


Bupati Poso, dr. Verna G.M Inkiriwang, mengungkapkan kegembiraan dan rasa syukur atas ikrar setia ini.

“Apa yang diikrarkan oleh saudara-saudara kita eks. Simpatisan Jamaah Islamiyah, merupakan bentuk kesadaran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya komitmen untuk menjaga keutuhan dan keberagaman bangsa Indonesia.

Makna Ikrar bagi Kesatuan Bangsa


Kapolda Sulteng menekankan bahwa ikrar ini menunjukkan semangat persatuan dan cinta tanah air yang terus menyala.

“Langkah ini adalah bukti nyata dari semangat persatuan dan cinta tanah air yang terus menyala dalam diri kita semua,” tegasnya.

Penandatanganan Ikrar


Acara ini diakhiri dengan penandatanganan ikrar setia oleh Ketua MUI Kab. Poso H.Arifin Tuamaka, Ustad Yusrin Ichthiawan, dan Kapolda Sulteng.

Kejadian ini menjadi simbol penting dalam memperkuat persatuan dan kebangsaan di Kabupaten Poso.

Dengan ikrar setia ini, diharapkan para simpatisan dapat kembali berkontribusi positif dalam pembangunan bangsa dan negara, serta mendukung upaya pemerintah dalam menjaga keutuhan dan keberagaman Indonesia.

Terkini