pemerintah

Parigi Moutong Siap Gelar FLS3N dan O2SN SD, Dari Sastra hingga Atletik Diperlombakan

Kamis, 1 Mei 2025 | 00:58 WIB
Parimo matangkan FLS3N & O2SN SD, pendaftaran hingga 30 April. Enam cabang olahraga dan ragam seni sastra siap dipertandingkan!

Sulawesitoday - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong tancap gas mematangkan dua ajang bergengsi bagi siswa SD: Festival Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).

Persiapan ini krusial lantaran Parimo ditargetkan menjadi barometer prestasi tingkat kabupaten sebelum melaju ke tingkat provinsi.

Perubahan mencolok datang di FLS3N. Dahulu bernama FLS2N, kompetisi ini kini menambah ranah sastra—mulai dari mendongeng hingga menulis cerita—seiring keluarnya juknis terbaru Balai Pengembangan Talenta Indonesia, Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen .

“Unsur sastra membuat lomba lebih kaya, memadukan kreativitas verbal dan visual,” terang Ibrahim, Kepala Bidang Manajemen SD Disdikbud Parimo, Rabu (30/4/2025).

Sementara itu, O2SN tak kalah variatif. Juknis resmi yang telah disebar ke 23 kecamatan melalui koordinator wilayah menetapkan enam cabang: atletik, renang, bulu tangkis, pencak silat, karate, dan senam.

Setiap kecamatan diwajibkan mengirim wakil di tiap cabang demi merajut agar kompetisi makin kompetitif .

“Kami ingin benih atlet lokal muncul dari semua sudut Parimo,” imbuh Ibrahim.

Dari sisi operasional, mayoritas sekolah telah menerima juknis dan mulai menggeber seleksi internal. Namun laporan pendaftaran hingga 30 April 2025 masih didominasi komunikasi lisan.

Beberapa guru mengaku butuh waktu menyesuaikan panduan baru, terutama untuk lomba sastra yang menuntut penjurian lebih subjektif.

Pada FLS3N, siswa akan bersaing di cabang menyanyi solo, gambar ekspresi, seni tari, pantomim, kriya anyam, mendongeng, dan menulis cerita.

Baca Juga: KPK Seret Kasus Lahan JTTS: 65 Bidang Disita, Petani Terkatung-katung Lebih dari Lima Tahun

Kombinasi seni rupa, pertunjukan, dan sastra ini diharapkan mencetak generasi literat berwawasan luas. Adapun O2SN memacu kecepatan, teknik, dan ketangkasan fisik, sekaligus menanamkan sportifitas.

Penentuan jadwal lomba tingkat kabupaten dibidik Mei 2025, bersiap melaju ke provinsi yang digelar Juni mendatang.

“Tanggal pastinya menunggu konfirmasi teknis provinsi,” tambah Ibrahim. Dengan persiapan matang, Parimo optimistis melahirkan juara yang tak hanya mahir, tetapi juga kreatif dan berbudaya.

Terkini