pemerintah

Bupati Parimo Ancam Pecat Kepala Sekolah Pelaku Pungli, Dinas Pendidikan Diminta Perketat Pengawasan

Jumat, 12 September 2025 | 23:23 WIB
Bupati Parigi Moutong ancam pecat kepala sekolah pelaku pungli. Dinas Pendidikan diminta perketat pengawasan sekolah. (Foto: Ejang)

Sulawesitoday - Ancaman tegas dilontarkan Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase. Kepala sekolah yang terbukti melakukan pungutan liar akan dipecat. Tanpa kompromi.

Pernyataan keras itu disampaikan usai menghadiri puncak peringatan Hari Anak Nasional tingkat Kabupaten Parimo di Auditorium Kantor Bupati, Jumat (12/9). Momentum yang tepat untuk menegaskan komitmen pemberantasan pungli sekolah.

"Pemberhentian langsung bagi kepala sekolah yang terbukti. Tidak ada ampun," tegas Erwin Burase dengan nada yang tidak menolerir keraguan.

Bupati menilai pungutan liar telah mencoreng wajah dunia pendidikan Parigi Moutong. Praktik yang merugikan orang tua siswa ini dinilai tidak memiliki tempat dalam sistem pendidikan yang seharusnya bersih dan transparan.

Erwin menegaskan, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran pendidikan memadai melalui berbagai program strategis. Sekolah tidak memiliki alasan untuk memungut biaya tambahan dari orang tua siswa.

"Kebutuhan sekolah? Ajukan melalui mekanisme resmi. Jangan bebankan kepada orang tua murid," ujar Bupati dengan tegas.

Langkah konkrit juga disiapkan melalui penguatan pengawasan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parimo diminta melakukan monitoring ketat terhadap seluruh kepala sekolah dan jajarannya di wilayah kabupaten.

"Dinas harus bergerak proaktif. Ada laporan masyarakat? Langsung tindaklanjuti. Jangan tunggu masalah membesar," instruksi Bupati kepada jajaran pendidikan.

Sistem pengawasan ini dirancang untuk mendeteksi praktik pungli sejak tahap awal. Pendekatan preventif yang diharapkan dapat memutus mata rantai pungutan liar sebelum merugikan lebih banyak keluarga.

Erwin juga mengajak partisipasi aktif masyarakat, khususnya orang tua siswa, untuk berani mengungkap praktik pungli yang mereka temukan. Informasi dari masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengawasan.

"Temukan pungutan? Laporkan langsung. Kami butuh mata dan telinga masyarakat," ajak Bupati.

Mekanisme pelaporan yang mudah diakses menjadi bagian penting dari strategi pemberantasan pungli. Orang tua siswa tidak perlu ragu atau takut melaporkan praktik yang merugikan ini.

Visi besar di balik kebijakan tegas ini adalah terciptanya dunia pendidikan Parigi Moutong yang bersih dari praktik koruptif. Sekolah diharapkan menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak menuntut ilmu.

"Pendidikan berkualitas tanpa beban finansial berlebihan. Itulah yang kita perjuangkan," pungkas Erwin Burase.

Halaman:

Tags

Terkini