Sulawesitoday - Sulawesi Tengah mencatat pencapaian luar biasa di sektor pariwisata domestik. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan sebanyak 8,33 juta perjalanan Wisatawan Nusantara (Wisnus) ke wilayah ini selama Januari hingga November 2024. Angka ini mencerminkan kenaikan signifikan sebesar 36,47% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Kepala BPS Sulawesi Tengah, Simon Sapary, menegaskan bahwa pertumbuhan ini tidak hanya menunjukkan daya tarik pariwisata Sulawesi Tengah, tetapi juga potensi besar dalam pengelolaan wisata berkelanjutan. "Jumlah perjalanan Wisnus, baik masuk maupun keluar Sulawesi Tengah, terus meningkat dibandingkan tahun 2023," ujarnya dalam rilis resmi.
Namun, tren ini tidak sepenuhnya mulus. Data menunjukkan bahwa perjalanan Wisnus ke Sulawesi Tengah pada November 2024 mengalami penurunan tipis sebesar 1,09% dibandingkan bulan sebelumnya. Meski demikian, dibandingkan November 2023, lonjakannya mencapai 105,02%. Ini membuktikan bahwa sektor pariwisata di Sulawesi Tengah sedang pulih dengan baik setelah tantangan pandemi.
Kota Palu: Destinasi Favorit Wisatawan
Di antara berbagai daerah tujuan wisata, Kota Palu menjadi primadona. Dengan 183,03 ribu perjalanan pada November 2024, kota ini menyumbang 31,40% dari total perjalanan Wisnus di Sulawesi Tengah. Destinasi lain yang populer meliputi Kabupaten Sigi (63,70 ribu perjalanan), Donggala (59,70 ribu), Morowali (52,28 ribu), dan Parigi Moutong (50,86 ribu).
Perjalanan menuju Kabupaten Banggai Kepulauan bahkan mencatat pertumbuhan tertinggi, yaitu 368,11% secara year-on-year (YoY) pada November 2024. Sigi menyusul dengan kenaikan 258,9%, sementara Kota Palu mencatat pertumbuhan sebesar 191,12%. Ini mengindikasikan keberhasilan promosi pariwisata lokal.
Baca Juga: Demi Rokok, 3 Remaja di Banggai Gasak Besi Scaffolding
Apa yang Memotivasi Pertumbuhan Ini?
Dari perspektif daerah asal, perjalanan Wisnus juga menunjukkan tren yang positif. Sebanyak 608,28 ribu perjalanan tercatat pada November 2024, naik 0,08% dibandingkan bulan sebelumnya. Kota Palu kembali menjadi kontributor utama dengan 138,04 ribu perjalanan atau 31,40% dari total.
Selain itu, Kabupaten Morowali dan Sigi menjadi penyumbang perjalanan terbesar kedua dan ketiga dengan masing-masing 82,79 ribu dan 72,88 ribu perjalanan. Kenaikan ini didukung oleh peningkatan aksesibilitas, kegiatan promosi wisata yang masif, serta pengembangan infrastruktur di berbagai wilayah Sulawesi Tengah.
Kenaikan drastis ini adalah momentum penting. Pemerintah daerah perlu melanjutkan strategi promosi dan pengelolaan destinasi wisata yang berkelanjutan. Potensi besar ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan daerah sekaligus menjaga kelestarian budaya dan lingkungan.
Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday
Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.