pemerintah

Tumora-Maleyali Jadi Titik Temu: Poso dan Parigi Moutong Sepakat Tentukan Tapal Batas

Senin, 3 Februari 2025 | 21:11 WIB
Kolaborasi strategis antara Parigi Moutong dan Poso di Sulawesi Tengah membuka pintu harapan bagi pembangunan dan kemakmuran bersama.

Sulawesitoday - Di sebuah momen yang penuh harapan, Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura menandatangani Kesepakatan Tapal Batas dan Pintu Gerbang Bersama antara Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Poso.

Acara yang berlangsung di Torau Resort, Senin (3/2), menyatukan tekad dua daerah yang bersebelahan. Di balik kesepakatan ini, tersimpan janji besar bagi pembangunan dan kemajuan ekonomi wilayah tapal batas parigi moutong-poso, sulawesi tengah.

Pj Bupati Parigi Moutong, Richard A. Djanggola, bersama Bupati Poso, Verna G Ingkiriwang, tampil penuh keyakinan. Mereka hadir di lokasi strategis. Di Desa Tumora, Kecamatan Poso Pesisir Utara, dan Desa Maleyali, Kecamatan Sausu, penandatanganan ini menandai awal kerjasama yang baru.

“Ini bukan sekadar dokumen, melainkan simbol komitmen kita untuk terus maju,” ujar salah satu pejabat yang hadir.

Gubernur Rusdy Mastura mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Saya berterima kasih kepada para pemimpin daerah, tim teknis, tokoh masyarakat, dan semua stakeholder yang telah menunjukkan itikad baik.

Kolaborasi inilah yang harus ditiru oleh daerah lain,” katanya dengan nada tegas namun ramah. Kalimat pendek penuh arti itu mengingatkan kita bahwa keberhasilan pembangunan bergantung pada sinergi antar pihak.

Pernyataan itu mengusik pertanyaan: Bagaimana jika semangat ini terus dijaga? Seolah memberikan jawaban sendiri, Bupati Parigi Moutong berharap bahwa pintu gerbang baru ini dapat meningkatkan kunjungan dan merangsang perekonomian.

“Kita sedang membuka lembaran baru. Pintu gerbang ini bukan hanya infrastruktur, tapi juga jembatan penghubung antardaerah,” ungkapnya.

Bupati Poso Verna menambahkan, “Saya yakin dengan kerjasama yang solid, pembangunan akan berjalan lancar. Manfaatnya akan terasa besar bagi masyarakat.”

Kata-kata ini menegaskan bahwa kolaborasi bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga mempererat tali budaya dan kearifan lokal yang telah lama terjalin.

Acara yang dihadiri oleh pejabat tinggi seperti Kepala Biro Pemerintahan Otda Dahri Saleh dan pejabat lainnya, menguatkan pesan bahwa kerjasama lintas sektoral adalah kunci.

Baca Juga: Bencana Tanah Longsor di Poso: Rusdy Mastura Tegaskan Komitmen Perbaiki Jalan Trans Sulawesi

Momentum ini diharapkan menjadi batu loncatan untuk mendukung program-program strategis nasional.

Dari swasembada pangan hingga kemandirian energi, semua tertuang dalam semangat untuk menurunkan kemiskinan dan meningkatkan kemakmuran.

Halaman:

Tags

Terkini