Sulawesitoday - Usai perhelatan Pilkada di Sulteng, kesiapan para pemimpin baru diuji dengan serangkaian tes kesehatan. Pemeriksaan Kesehatan Kepala Daerah Terpilih di Sulteng jadi agenda awal yang tidak bisa ditunda.
Kemendagri mengatur jadwal bagi 481 calon kepala daerah melalui surat radiogram resmi. Tes kesehatan ini merupakan bagian dari persiapan pelantikan serentak yang semakin dinanti.
Surat tersebut mengharuskan pejabat mendaftar dan mengambil undangan secara langsung. Mereka juga wajib menerima tanda pangkat sebagai bukti resmi kesiapan.
Tes kesehatan dilaksanakan selama dua hari, yaitu 15 dan 16 Februari. Sesi berlangsung terstruktur antara pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.
Pelaksanaan tes dilakukan di Plaza Gedung C dan F lantai 3 Kemendagri. Penjadwalan dibuat agar proses pemeriksaan berjalan rapi dan tepat waktu.
Pejabat terpilih tidak hanya berasal dari Sulteng, namun juga dari wilayah lain. Mereka termasuk dari Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Gorontalo, serta provinsi Sulawesi lainnya.
Tes kesehatan ini penting sebagai persyaratan pelantikan yang dijadwalkan pada 20 Februari mendatang. Pemeriksaan Kesehatan Kepala Daerah Terpilih di Sulteng menjadi tolak ukur kesiapan fisik dan mental.
Di Sulteng, pemeriksaan terfokus pada pejabat yang akan memimpin daerah. Gubernur Anwar Hafid dan wakil Reny A Lamadjido menjadi contoh utama di sesi kedua.
Sesi kedua berlangsung antara pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Total 11 pejabat Sulteng mengikuti tes dalam waktu yang telah ditentukan.
Beberapa daerah masih belum terjadwal karena adanya sengketa hukum. Kabupaten Parigi Moutong dan Banggai mengalami hambatan penjadwalan saat ini.
Detail pemeriksaan di Sulteng pun sudah ditetapkan. Berikut adalah daftar wilayah dan pejabat yang menjalani tes:
- Sulteng (A. Hafid-R. Lamadjido)
- Toli-Toli (A. Hi Yahya-M. B. Bantilan)
- Tojo Una-Una (Ilham-Surya)
- Banggai Laut (S. Kaepa-Ablit)
- Poso (V. G. M. Inkiriwang-S. Kandar)
- Donggala (V. E. Laruni-T. M. Burhan)
- Buol (H. Triwibowo-M. Dj Daimaroto)
- Morowali (Iksan-I. Iliyas)
- Banggai Kepulauan (R. Moidady-S. Kambey)
- Sigi (M. Rizal Intjenae-S. Yansen Pongi)
- Morowali Utara (D. Julkarson-Djira)
- Palu (H. Rasyid-I. L. Muhidin)
Rangkaian tes kesehatan ini diharapkan membuka jalan bagi reformasi kepemimpinan. Pemeriksaan Kesehatan Kepala Daerah Terpilih di Sulteng memberikan sinyal positif bagi masa depan daerah.
Baca Juga: DKPP Periksa Dugaan Pelanggaran Etika di Pilkada Parigi Moutong, TMS Amrullah-Ibrahim Jadi Fokus
Pilkada di Sulteng dijadikan momentum untuk pembaruan dan integritas. Tes kesehatan menjadi tolok ukur fisik dan mental para calon pemimpin yang akan menjalankan roda pemerintahan.