• Redmi Note 15 Pro+ 5G mulai Rp 6 jutaan.
Dapur pacunya pun beda. Versi Pro pakai MediaTek Dimensity 7400 Ultra. Sedangkan versi Pro+ pakai Snapdragon 7s Gen 4 yang sudah dilengkapi sistem pendingin IceLoop.
Tentu, tidak ada yang sempurna. Versi Pro masih belum punya kamera telefoto. Perekaman videonya pun mentok di 4K 30fps. Pengisian daya nirkabel (wireless charging) juga absen.
Tapi, kalau Anda mencari HP yang "aman" untuk jangka panjang, ini pilihannya. Apalagi ada jaminan 4 kali upgrade OS dan 6 tahun pembaruan keamanan.
Xiaomi seolah ingin bilang: Silakan pakai HP ini sampai bosan, dia tidak akan mudah rusak.
Penjualan perdananya sudah dimulai sejak 30 Januari 2026 kemarin. Rupanya, pasar Indonesia masih sangat seksi untuk urusan gadget yang tahan banting tapi tetap punya gaya.
Baca Juga: Xiaomi Persiapkan Pad 7 Ultra: Pesaing Tangguh iPad Pro dengan RAM 24GB