Sulawesitoday - Dunia teknologi memang tidak pernah tidur. Belum lama rasanya kita membicarakan kecanggihan seri flagship, kini teknologi serupa sudah mendarat di genggaman lebih banyak orang. Samsung baru saja memperkenalkan dua jagoan barunya: Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G.
Langkah ini menarik. Tampaknya, raksasa Korea Selatan ini ingin memastikan bahwa kecerdasan buatan—yang mereka sebut Awesome Intelligence—bukan lagi barang mewah. Semua orang kini bisa merasakannya melalui One UI 8.5 berbasis Android 16.
AI yang Bukan Sekadar Hiasan
Sering kali, fitur AI hanya jadi bumbu pemasaran. Tapi di kedua perangkat ini, mereka bekerja untuk hal-hal nyata. Ada fitur Voice Transcription. Bayangkan rekaman rapat atau kuliah yang panjang itu bisa berubah menjadi teks secara otomatis. Bahkan bisa langsung diterjemahkan. Sangat membantu produktivitas.
Lalu ada AI Select. Pengguna cukup menekan lama pada Edge Panel, lalu tinggal drag and drop gambar ke catatan atau editor foto. Ringkas. Tidak perlu banyak klik yang melelahkan.
Bagi mereka yang gemar memotret, fitur Object Eraser kini jauh lebih halus. Menghapus gangguan di latar belakang foto tidak lagi meninggalkan jejak yang aneh. Khusus di Galaxy A57 5G, ada fitur Best Face. Mereka yang sering berfoto grup pasti paham susahnya membuat semua orang terlihat tersenyum atau membuka mata di saat yang bersamaan. Fitur ini solusinya.
Tidak ketinggalan, Circle to Search dari Google juga hadir. Cukup lingkari objek di layar, informasi langsung keluar. Mulai dari merk baju hingga aksesori, semua bisa dicari dalam satu kedipan mata.
Kamera: Tajam di Siang, Hidup di Malam
Urusan kamera tetap jadi menu utama. Keduanya membawa sensor utama 50MP. Namun, kuncinya ada pada Image Signal Processor yang telah ditingkatkan. Hasilnya? Gambar lebih tajam.
Fitur Nightography juga diperkuat. Memotret di malam hari sering kali menjadi tantangan karena noise. Namun, pemrosesan gambar pada Galaxy A57 5G mampu menekan gangguan tersebut meski menggunakan shutter speed yang cepat. Momen singkat di kegelapan pun tetap tertangkap dengan detail yang kaya.
Untuk urusan lensa pendukung, Galaxy A57 sedikit lebih unggul dengan ultra-wide 12MP, sementara saudaranya, A37, menggunakan 8MP. Sisanya serupa: ada lensa makro 5MP dan kamera depan 12MP untuk keperluan swafoto.
Tipis tapi Bertenaga
Ada tren menarik pada desain Galaxy A57 5G. Tebalnya hanya 6,9mm. Sangat tipis. Beratnya pun cuma 179 gram. Di balik tubuh yang ramping itu, tertanam performa yang lebih gahar dari pendahulunya, lengkap dengan sistem pendingin vapor chamber yang 13% lebih luas. Ini penting agar ponsel tidak panas saat dipakai main game lama-lama.
Layarnya? Super AMOLED+ 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz. Sangat mulus. Di bawah terik matahari pun tetap jelas berkat fitur Vision Booster.
Artikel Terkait
Gebrakan Pasca Lebaran, Wabup Parigi Moutong Ancam Sidak OPD dan Permudah Urusan KTP
Kualitas Menu MBG Disorot, Tantangan Dadan Hindayana Hadirkan Menu Mewah Harga Rakyat
Pelajaran Mahal dari Batujajar, Konten Joget yang Berujung Penutupan Dapur Gizi
Gerak Cepat Posko THR Kemnaker: Seribuan Aduan Diproses, 173 Kasus Berhasil Diselesaikan
Heboh Tabel Gizi MBG Ramadan: Benarkah Satu Butir Dimsum Mengandung 28 Gram Protein?