Sulawesitoday - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,4 mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Rabu, 24 Juni 2026 pukul 16:00:32 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa episenter gempa terletak di darat pada koordinat 1.13 LS dan 120.12 BT, tepatnya 39 kilometer timur laut Sigi dengan kedalaman dangkal 7 kilometer.
Mekanisme Penyebab Gempa: Aktivitas Sesar Palolo
Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, BMKG memastikan peristiwa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal. Guncangan tersebut dipicu langsung oleh aktivitas Sesar Palolo.
"Karakteristik patahan aktif ini menyebabkan rambatan energi vibrasi terasa kuat di permukaan tanah sekitar pusat robekan batuan," sebut Geofisika Kelas I Palu, Djati Cipto Kuncoro, dalam keterangan resmi, Rabu 24 Juni 2026.
Baca Juga: Mengenal Sesar Aktif di Parigi Moutong dan Risiko Bencana Hidrometeorologi yang Disorot DPRD
Dampak Guncangan dan Wilayah Terdampak (Skala MMI)
Estimasi peta guncangan (shakemap) serta laporan masyarakat menunjukkan efek getaran dirasakan di dua wilayah utama. Tingkat kekuatan guncangan diukur menggunakan skala Modified Mercalli Intensity (MMI):
- Kabupaten Sigi: Skala II-III MMI (Getaran dirasakan nyata di dalam rumah, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, terasa seakan ada truk berlalu).
- Kota Palu: Skala II-III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda gantung ringan bergoyang).
Hingga rilis ini dikeluarkan, hasil verifikasi lapangan menunjukkan belum ada laporan mengenai dampak kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa bumi tersebut.
Rangkaian Gempa Susulan (Aftershocks) Mencapai 1.374 Aktivitas
Peristiwa gempa M 4,4 ini merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan (aftershock) pasca-gempa utama berkekuatan M 6,7 yang melanda Sigi pada 16 Juni 2026 lalu. Data monitoring BMKG mencatat tren aktivitas seismik yang masif dalam sepekan terakhir.
Rincian data aktivitas gempa susulan Sigi per 24 Juni 2026 pukul 16:10:00 WIB:
- Total jumlah gempa susulan terdeteksi: 1.374 kali kejadian.
- Kekuatan gempa susulan terbesar: Magnitudo 5,3.
- Tren seismik: Kekuatan gempa fluktuatif namun cenderung melepaskan energi secara bertahap melalui magnitudo kecil hingga sedang.
Sumber Informasi Resmi dan Kanal Verifikasi
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. Pastikan seluruh informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi terverifikasi berikut:
- Website Resmi: www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id
- Media Sosial: @infoBMKG (Instagram dan X)
- Saluran Telegram: t.me/InaTEWS_BMKG
- Aplikasi Seluler: wrs-bmkg atau infobmkg (iOS dan Android).
Artikel Terkait
Anggota DPRD Parigi Moutong Lintas Komisi Sambangi BNPB RI, Desak Percepatan Bantuan Gempa M6,7 dan Banjir
Bupati Erwin Burase Minta Seluruh Aplikasi Pemda Parigi Moutong Diaudit Keamanan Siber
Gebyar Seni SDN 6 Kampung Baru Majene, Cara Dongkrak Literasi Anak Lewat Karya
Mengenal Sesar Aktif di Parigi Moutong dan Risiko Bencana Hidrometeorologi yang Disorot DPRD
Krisis PETI Desa Air Panas, DPRD Parigi Moutong Dukung Penghentian Sementara Operasional Tambang Emas