Terkait nama Andri Gultom yang santer disebut warga, polisi mengaku belum menjadwalkan pemeriksaan terhadapnya karena proses penyelidikan masih di tahap awal. Namun, polisi berjanji tidak akan tebang pilih.
"Siapa pun yang terbukti terlibat dalam tambang ilegal ini pasti akan kami periksa," tegasnya.
Jodaenis menambahkan, pihak Polres Parigi Moutong berkomitmen penuh untuk mengawasi ketat wilayah yang menjadi lokasi penambangan emas tanpa izin (PETI) ini. Ia sudah memerintahkan anggotanya untuk bergerak aktif mengumpulkan informasi di lapangan.
"Kami akan menindak tegas siapa saja yang nekat melakukan penambangan ilegal," tambahnya.
Hingga saat ini, warga masih menunggu bukti nyata dari kepolisian, bukan sekadar janji manis. Mereka berharap para pelaku yang merusak lingkungan mereka segera ditangkap sebelum sawah dan sumber air mereka hancur total. (Tim)
Artikel Terkait
Bidik Emas Porprov 2026, Tujuh Atlet Biliar Parigi Moutong Matangkan Strategi Bola 9
Himpitan Ekonomi Memaksa Warga Kota Jayapura Berburu Emas Liar di Saluran Drainase Kota
Viral Isu Koperasi Desa Merah Putih Tutup, Kepala Bakom Buka Data Penghematan Rp33 Triliun
Gelar Aksi Besok, Aliansi Peduli Morowali Tuntut Transparansi Hibah Rp75,5 Miliar dan Tolak Tambang Bungku Tengah
Fokus pada Anggaran dan Tambang, Simak 10 Poin Gugatan Aliansi Peduli Morowali