Gempa tektonik darat berkekuatan magnitudo 6,7 menguncang wilayah selatan Peru. Bahaya longsor kini mengancam akses jalan di sekitar episentrum.
Pemerintah daerah mengimbau warga mewaspadai potensi bencana longsor pada jalur transportasi utama. Imbauan tersebut dikeluarkan untuk mengantisipasi bahaya di area pusat guncangan.
Guncangan keras memicu kepanikan warga di berbagai kota besar. Pusat gempa berada pada kedalaman 70 kilometer wilayah Ayacucho.
Wilayah Arequipa hingga Cusco merasakan getaran sangat kuat. Petugas bergerak cepat memantau dampak kerusakan di lokasi terdampak.
Laporan resmi otoritas setempat belum mencatat adanya korban jiwa. Tim penyelamat terus menyisir pemukiman penduduk di kawasan pegunungan.
Baca Juga: Pengungsi Berhamburan Keluar Tenda Saat Gempa Susulan Mag 5,7 Guncang Manggarai NTT
BMKG memastikan wilayah pesisir Indonesia sangat aman. Gempa darat di Amerika Selatan tersebut tidak memicu gelombang tsunami.
Masyarakat pesisir Indonesia diimbau tetap tenang menghadapi informasi yang beredar. BMKG meminta publik menyaring kabar burung pascabencana.
Mekanisme pergerakan batuan menunjukkan sesar turun di kedalaman menengah. Karakteristik ini meredam risiko gelombang laut berbahaya.
Kawasan Peru memang berada pada jalur Lingkaran Api Pasifik. Aktivitas seismik di wilayah tersebut sangat tinggi setiap tahun.
Warga mengantisipasi hadirnya guncangan susulan di lokasi rawan. Pemerintah daerah menyiagakan personil darurat di pusat bencana.
Artikel Terkait
Kebakaran Lahan Kalimantan Sentuh 32 Ribu Hektare, Kalbar Terparah
Kasus Keracunan Makan Gratis Terus Terjadi, Saatnya Dapur Besar Dipecah dan Ekonomi Rakyat Dihidupkan
Puluhan Siswa dan Balita di Banggai Kepulauan Keracunan Makanan MBG
Karang Bawah Laut Komodo Retak Usai Gempa M7,7 dan Ribuan Susulan
Kekeringan Parah Landa Parigi Moutong, 1400 Hektare Lahan Terancam Gagal Panen