Parimo: Gerakan Pangan Murah Lawan Ketidakstabilan Pasokan
Sulawesitoday - Dalam upaya menanggulangi ketidakstabilan harga dan pasokan pangan yang disebabkan rantai distribusi yang tidak efisien, Pemerintah daerah (Pemda) Parigi Moutong melalui Dinas Ketahanan Pangan (DISKETAPANG) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Acara ini diadakan dalam rangka Hari Besar Keagamaan Menyambut Bulan Suci Ramadhan dan dibuka oleh Penjabat (Pj) Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo, Jumat 8 Maret 2024, bertempat di halaman Kantor DISKETAPANG.
Dalam sambutannya, Pj. Bupati Parigi Moutong mengapresiasi kerjasama antara DISKETAPANG dengan Badan Urusan Logistik (BULOG), ID Food (PT. RAJAWALI NUSINDO), dan pelaku usaha lainnya yang turut berperan dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Beliau menekankan pentingnya stabilitas harga pangan sebagai indikator kondisi ketahanan pangan suatu wilayah.
"GPM ini merupakan langkah konkret Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok di tingkat produsen dan konsumen," ujar Pj. Bupati.
Gerakan Pangan Murah ini juga merupakan upaya untuk mengendalikan inflasi dan menjaga stabilisasi pasokan harga pangan menjelang Bulan Suci Ramadhan tahun 2024. Tujuan utamanya adalah:
Menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok di tingkat produsen dan konsumen.
Meningkatkan akses pasar bagi produsen pangan pokok serta memberikan kemudahan akses bahan pangan bagi konsumen dengan harga yang terjangkau.
Membangun jaringan distribusi pangan untuk memudahkan stabilisasi pasokan dan harga pangan di tingkat konsumen.
Beberapa komoditas yang dipasarkan dalam acara ini antara lain beras SPHP dan beras premium, gula, telur, bawang merah, bawang putih, cabe keriting, cabe rawit, dan minyak goreng.
Informasi ini disampaikan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Parigi Moutong, dengan narasumber Herlin Musa.