• Kamis, 2 Juli 2026

Mobil Avanza Diamuk Massa, Sopir dan Penumpang Mengaku Tak Terlibat Tabrak Lari

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Senin, 13 Mei 2024 | 12:51 WIB
Foto: Sebuah mobil Avanza putih dengan nomor polisi DC XXXX XC menjadi sasaran amukan massa di Jalan Soekarno Hatta. (Muhammad Aqil Azizi)
Foto: Sebuah mobil Avanza putih dengan nomor polisi DC XXXX XC menjadi sasaran amukan massa di Jalan Soekarno Hatta. (Muhammad Aqil Azizi)









Mobil Avanza Diamuk Massa, Sopir dan Penumpang Mengaku Tak Terlibat Tabrak Lari


Sulawesitoday - Ketegangan mewarnai Kota Palu pada Jumat malam 10 Mei 2024 saat sebuah mobil Avanza putih dengan nomor polisi DC XXXX XC menjadi sasaran amukan massa di Jalan Soekarno Hatta.


Sopir dan penumpang mobil tersebut mengaku tidak terlibat dalam peristiwa tabrak lari seperti yang dituduhkan.


Menurut Markus Rande, salah satu penumpang, mereka dalam perjalanan dari Pasangkayu ke Palu untuk menghadiri acara pelamaran keluarga.


Saat melintas di Jalan Diponegoro, mereka dikejar oleh sekelompok pengendara motor yang menuduh mereka menabrak seorang pengendara motor di Desa Loli.


"Kami tidak menabrak siapapun. Mobil kami memang oleng karena ban bocor, tapi kami tidak menabrak siapapun," jelas Markus.


Meskipun telah memberikan penjelasan, amukan massa tak terelakkan. Mobil mereka dirusak dan mereka mengalami luka-luka. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.


Kapolsek Mantikulore, Iptu Siti Elminawati Hasibuan, menyatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki kasus ini dan belum dapat menyimpulkan apapun. "Kami masih mencari bukti-bukti dan memeriksa saksi-saksi," ujarnya.


Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas. Diperlukan investigasi yang menyeluruh untuk memastikan kebenaran dan menghindari aksi main hakim sendiri.










Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini